Suara.com - Pelatih Shin Tae-yong melempar kode untuk lakukan rotasi pemain di leg kedua melawan Brunei Darussalam. Pratama Arhan jadi cadangan dan duet Sananta-Dimas Drajad on?
Timnas Indonesia akan berduel dengan Brunei Darussalam pada leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skuad Garuda memiliki modal besar dan diprediksi lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan mudah usai menjebol gawang Brunei enam gol tanpa balas.
Meski ada keuntungan jumlah gol, ternyata Shin Tae-yong enggan bermain santai pada leg kedua nanti. Pelatih asal Korea Selatan ini meminta anak asuhnya untuk tetap bisa mencetak gol lagi.
“Hal yang alami di sepak bola adalah kita bisa mencetak banyak gol atau tidak, itu berlaku juga untuk pertandingan esok hari," ujar Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI.
Ia pun melempar kode kalau nantinya akan ada rotasi pemain.
"Ada rotasi pemain dan taktik yang tidak begitu banyak untuk laga esok,” jelasnya.
Siapakah yang akan kena kebijakan rotasi nantinya? Ada beberapa prediksi siapa yang akan dirotasi pada laga yang digelar hari ini. Pertama, nama Pratama Arhan bisa jadi bakal menjadi cadangan.
Ia berpotensi akan digantikan oleh Shayne Pattynama yang pada laga sebelumnya tampil memukau meski hanya bermain beberapa menit saja.
Lalu, ada nama Marc Klok yang mungkin bisa saja digantikan dengan gelandang kreatif seperti Ricky Kambuaya dan Arkhan Fikri.
Dan di lini depan, Shin Tae-yong bisa memaksimalkan duet Ramadhan Sananta dan Dimas Drajad untuk bisa menjebol gawang Brunei Darussalam.
Terbukti pada leg pertama lalu, duet ini mampu memporak-porandakan pertahanan Brunei Darussalam. Sebelumnya, Timnas Indonesia kewalahan untuk bisa mengobrak-abrik pertahanan Brunei dengan lini depan yang diisi Dimas Drajad, Dendy Sulistyawan, dan Hokky Caraka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim