Suara.com - Pemain naturalisasi Sandy Walsh selalu teringat dengan satu kata kasar dalam Bahasa Indonesia yang pernah dilontarkan oleh neneknya.
Sandy Walsh memiliki kisah dimana ketika belajar Bahasa Indonesia mendapatkan salah satu kata kasar.
Hal ini diceritakan ketika wawancara di kanal YouTube Chandra Margatama yang kemudian di-repost oleh akun TikTok @168timnas.
Dalam unggahan tersebut, Sandy Walsh bercerita ketika belajar Bahasa Indonesia di KBRI Brussel, ia mengingat kata-kata yang selalu dilontarkan neneknya.
"Saya ingat karena saya mengambil les bahasa Indonesia di KBRI Brussel, tempat saya tinggal. Dan kata pertama yang aku ingat yang nenekkyu selalu bilang kepadaku adalah tolol. Sandy tolol," ucapnya yang disambut dengan tawa.
Nah, ketika ketika di tempat les tersebut, Sandy mengira bahwa arti tolol itu adalah tolong atau meminta bantuan. Ia salah kaprah dengan arti panggilan dari neneknya tersebut.
"Ketika saya pergi ke tempat les dan ku ingat itu (tolol) adlaah tolong. Tolong itu membantu. Jadi saya pikir nenek ku tidak berkata 'tolong', dia berucap 'tolol'." ujarnya.
"Jadi saya bertanya, tolol itu apa? dan dia (guru les) tolol itu bodoh. Jadi sekarang saya tahu kalo nenekku selalu memanggilku bodoh. Dia sering bilang Sandy tolol, aduh tolol."
"Jadi itu kata bahasa Indonesia pertama yang saya ingat sampai sekarang," tegas Sandy Walsh.
Hal inilah yang mengenang di ingatan Sandy Walsh. Meskipun begitu, Sandy Walsh dikenal sebagai pribadi yang ramah.
Apalagi ketika latihan bersama Timnas Indonesia, ia kerap memberikan candaan kepada rekan setimnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun