Suara.com - Madura United FC hanya memiliki persiapan singkat untuk menjamu Persib Bandung pada laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu malam (1/11). Akan tetapi, Madura United tetap membidik hasil maksimal.
Madura United hanya memiliki rentan waktu persiapan tiga hari plus perjalanan pulang dari Pulau Bali ke Madura.
Hal itu tak lepas dari Madura United baru bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali pada Sabtu (28/10).
Kendati begitu, pelatih Madura United Mauricio Souza tidak memandang situasi tersebut sebagai alasan untuk mengibarkan bendera putih. Dia masih optimistis bisa meraih poin maksimal pada pertarungan tim papan atas itu.
Apalagi, tiga poin pada laga tersebut sangat berarti bagi kedua kesebelasan untuk memastikan klasemen pekan 18.
Madura United saat ini ada di peringkat ketiga dengan mengoleksi poin yang sama dengan Persib di peringkat kedua, yakni 31 poin. Kedua tim berjarak empat poin dari Borneo FC yang ada di puncak klasemen.
Tiga tim di bawahnya, RANS Nusantara FC, PSIS Semarang dan Bali United FC juga berpotensi menggeser jika Madura United kontra Persib Bandung hanya berakhir seri.
“Kami tidak punya banyak waktu dari pertandingan lalu ke pertandingan ini untuk persiapan. Kami harus tingkatkan permainan kami untuk lebih baik. Kami harus detail dalam menyerang lawan. Kami akan berupaya di jalur kemenangan lagi dan bertahan di atas,” kata Mauricio Souza seperti dikutip laman LIB, Rabu (1/11/2023).
"Kami akan bermain di kandang melawan rival langsung. Kami tentu ingin menang," sambung pelatih asal Brasil itu.
Baca Juga: Bojan Hodak Enggan Remehkan Lawan, Yakin Madura United Bakal All Out Hadapi Persib
Meski berambisi meraih tiga poin, Mauricio Souza menyadari Persib sedang dalam performa terbaiknya hingga bisa merangsek naik ke papan atas.
“Kami sudah tahu Persib Bandung. Tim yang dalam kompetisi ini terus bergerak naik di klasemen. Mereka tim yang juga punya fisik bagus,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Terpikat Mantan Bek Persib Federico Barba, Filippo Inzaghi: Jaminan Palermo Promosi
-
Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk
-
Pakai Nomor Keramat, Mariano Peralta Kirim Sinyal Bahaya untuk Rival Persib Bandung
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi Kasus Yurizal dan Tegur Nakes Nirempati
-
Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media
-
Berapa Harga Skin Tint Stick Time Phoria? Di Bawah Rp100 Ribu dengan Review Nyaris Sempurna
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Tak Terima Jadi Tersangka TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Praperadilan
-
Perang terhadap Narkoba di Solo Makin Gencar, 3,5 Kg Sabu Dimusnahkan
-
Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri
-
MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat
-
Apa Viva Face Tonic Green Tea Bisa Hilangkan Bruntusan? Simak Manfaat dan Review Pengguna
-
Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru