Suara.com - Bali United menggaet mantan gelandang PSIS Semarang Luthfi Kamal pada bursa transfer paruh musim kompetisi untuk memperkuat tim berlaga di BRI Liga 1 dan Piala AFC 2023/2024.
"Luthfi hadir untuk melengkapi kekuatan tim pada putaran kedua musim sesuai hasil evaluasi dari tim pelatih," kata Chief Executive Officer (CEO) Bali United Yabes Tanuri di Denpasar, Selasa (7/11/2023).
Pemain dengan nama lengkap Muhamad Luthfi Kamal Baharsyah itu diharapkan segera beradaptasi dan membantu memberikan prestasi terbaik untuk skuad Serdadu Tridatu.
Pemain berusia 24 tahun itu akan menghuni pos tengah dan bertugas sebagai gelandang bertahan untuk putaran kedua musim 2023/2024.
Kehadirannya diharapkan memperkuat area tengah mengingat beberapa pemain tengah Bali United harus menepi guna menjalani proses pemulihan dari cedera seperti Made Tito Wiratama, Nyoman Adi Wirya Tama, dan Sidik Saimima.
Oleh karena itu, dengan menambah satu pemain tengah diharapkan komposisi skuad Serdadu Tridatu tetap stabil untuk bisa menyelesaikan sisa kompetisi domestik dan Asia dengan baik.
Luthfi Kamal terakhir membela PSIS Semarang dengan mencatatkan 10 penampilan bersama Mahesa Jenar pada musim ini.
Sedangkan pada musim sebelumnya, mantan pemain timnas Indonesia U-19 tersebut berseragam PS Barito Putera dengan mengemas 676 menit bermain dan menyumbang satu umpan menjadi gol.
Klub pertama di karier profesionalnya dimulai saat ia bergabung dengan Mitra Kukar pada 2015 hingga 2019.
Baca Juga: Pulih dari Cedera, Daisuke Sato Siap Tempur di Laga Persib Bandung vs Arema FC
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSIS Yoyok Sukawi mengungkapkan Luthfi dilepas dengan biaya transfer yang tidak diungkapkan lebih detail nilainya.
"Luthfi kami lepas karena menit bermain yang kurang. Ia meminta dilepas untuk mengejar menit bermain di klub lain," katanya dalam keterangan PSIS Semarang.
Sebelumnya, Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra meminta kepada manajemen klub itu untuk menambah amunisi dan memperbaiki kinerja tim di putaran kedua Liga 1 Indonesia dan Piala AFC.
"Pasti tim akan lebih bagus dengan hadirnya satu pemain baru," kata pelatih yang kerap disapa Coach Teco itu seperti dimuat ANTARA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan