Suara.com - Timnas Indonesia melakoni start negatif di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua, kalah 1-5 dari tuan rumah Irak pekan lalu di Grup F. Meski mencetak satu gol, perubahan taktik dan pemain tak mampu mengubah hasil.
Timnas Indonesia senior kini akan segera menghadapi tuan rumah Filipina pada matchday 2 Grup F di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (21/11) petang ini pukul 18:00 WIB.
Pelatih skuad Garuda, Shin Tae-yong pun diharapkan melakukan perubahan untuk mencuri tiga poin lawan Filipina.
Tiga pemain ini, yang tak dipercaya jadi starter di laga lawan Irak, rasanya pantas untuk diandalkan Shin Tae-yong untuk bisa berkontribusi positif kontra Filipina.
1. Sandy Walsh
Sandy Walsh, bek kanan serba bisa KV Mechelen, tidak tampil sejak menit awal melawan Irak. Namun, pemain 28 tahun itu bisa menjadi andalan Timnas Indonesia di sisi kanan menghadapi Filipina.
Walsh sudah memiliki tiga caps bersama Timnas Indonesia, dua dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran pertama dan satu dari laga uji coba melawan Turkmenistan.
2. Ramadhan Sananta
Ramadhan Sananta absen di pertandingan lawan Irak, mungkin Timnas Indonesia saat itu lebih fokus pada pertahanan.
Baca Juga: Awas! Ranking FIFA Timnas Indonesia Bakal Melorot Andai Keok Lawan Filipina
Namun melawan Filipina, skuad Garuda harusnya mengambil alih inisitif penyerangan. Bomber Persis Solo, Sananta bisa jadi andalan Shin Tae-yong di lini depan.
Terlebih, Dimas Drajad juga dipastikan absen mengisi sektor depan Timnas Indonesia setelah mengalami cedera di laga kontra Irak lalu.
3. Ernando Ari
Ernando Ari, kiper Persebaya Surabaya, pantas mendapat kesempatan mengawal gawang Timnas Indonesia melawan Filipina.
Terlebih, Nadeo Argawinata kebobolan sampai lima gol pada laga melawan Irak yang digelar di Basra pada 16 November lalu.
Kehilangan banyak gol bisa berpengaruh pada mental kiper, dan Ernando Ari bisa menjadi alternatif untuk menjaga gawang tim Merah Putih menghadapi Filipina.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati