Suara.com - Bek keturunan milik klub Serie B Venezia, Jay Idzes menyebut Timnas Indonesia punya rencana besar terkait proyek naturalisasi. Dia berharap bisa membantu Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Menurut Jay Idzes, apa yang dilakukan PSSI dengan proyek naturalisasinya berpotensi bisa meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.
Kehadiran para pemain naturalisasi dihaapkan bisa mengundang lebih banyak lagi pemain keturunan yang berkarier di level tinggi untuk mau berseragam Indonesia.
"Lebih banyak pemain seperti saya, yang memiliki darah Indonesia tetapi juga bisa memperkuat negara lain, banyak yang pindah ke sana [bermain untuk Timnas Indonesia]," kata Jay Idzes dikutip dari laman resmi Go Ahead Eagles, dikutip pada Kamis (30/11/2023).
"Ini bisa menimbulkan reaksi berantai, seperti yang terjadi di Maroko beberapa tahun lalu. Mereka akhirnya mencapai semifinal Piala Dunia."
"Jika lebih banyak pemain yang memilih Indonesia, maka negara tersebut akan lebih sukses dan menarik bagi lebih banyak pemain."
Jay berharap gelombang naturalisasi ini bisa membuat Timnas Indonesia semakin kuat. Bahkan dia berharap Garuda bisa terbang tinggi hingga lolos ke Piala Dunia 2026.
"Impian saya adalah bisa bermain untuk Indonesia di Piala Dunia. Mudah-mudahan hal ini dapat terwujud pada tahun 2026, ketika lebih banyak negara yang diizinkan berpartisipasi," kata Jay.
"Ada rencana besar untuk lebih menempatkan Indonesia di peta sepakbola dan menaikkan levelnya. Saya pikir akan menjadi hal yang luar biasa untuk menjadi bagian dari hal itu.”
Meski sebelumnya mengalami masalah kesehatan, Jay Idzes menyatakan kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2023 pada awal tahun depan cukup besar.
Dengan kondisinya yang semakin membaik setelah mengalami cedera dan absen dari beberapa pertandingan bersama Venezia FC, Idzes berharap dapat segera kembali berkontribusi di lapangan.
Pemain berusia 23 tahun itu telah absen dalam lima pertandingan Seri B Italia musim 2023/2024. Sebelumnya, Jay Idzes selalu menjadi pilihan utama Venezia FC.
Kini, pemain yang berposisi sebagai bek itu memberikan kabar baik bahwa kondisinya kini mulai membaik. Bahkan, Jay Idzes juga mengakui bahwa ia sudah mulai kembali berlatih.
“Saya senang di Venesia, sayangnya saya cedera selama sebulan karena thrombosis di bahu saya yang mengganggu,” ucapnya.
"Ini mungkin terdengar lebih intens daripada yang sebenarnya."
"Saya sudah mulai berlatih lagi dan pulih dengan baik. Semoga aku bisa segera fit lagi," kata Jay Idzes.
Berita Terkait
-
Kabar Terbaru Jay Idzes usai Mengalami Penyakit Trombosis Vena
-
Jay Idzes Buka Suara Soal Indonesia: Bukan Negara Besar Sepak Bola, tapi Sedang Naik Daun
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun, Justru 'Bantu' Irak Naik Posisi
-
Media Vietnam Ketar-ketir Timnas Indonesia Makin Banyak Naturalisasi Jelang Piala Asia 2023
-
PSSI Siap Siaga, Pemain Keturunan Ini Bisa Diambil Swiss Jika Tak Segera Diproses
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan