Suara.com - Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic, dengan penuh antusias menghadapi tantangan baru melawan PSIS Semarang di BRI Liga 1. Pada pertemuan pekan ke-21 di Stadion Jatidiri, Risto berharap dapat merusak rekor tim Mahesa Jenar.
Meski pernah mengalahkan PSIS dengan skor 1-0 ketika menangani Borneo FC pada BRI Liga 1 2021-2022, Risto mengakui bahwa PSIS saat ini merupakan tim yang jauh berbeda.
Perubahan signifikan dalam pemain, pelatih, dan rencana pertandingan membuatnya menyadari bahwa PSS perlu bekerja ekstra keras untuk meraih hasil positif.
"Mereka banyak mengubah pemain, pelatih, rencana pertandingan, mereka bermain sangat berbeda sekali jika dibandingkan dengan dulu," ujar Risto dengan keyakinan pada Sabtu (02/12/23).
Dalam menjelang pertandingan, Risto menekankan bahwa strategi yang telah dipersiapkan harus dijalankan dengan maksimal oleh para pemainnya.
Meskipun menyadari kekuatan PSIS, pelatih asal Serbia ini optimis bahwa para pemainnya akan memberikan segalanya untuk meraih kemenangan.
Keberhasilan timnya meraih kemenangan 2-1 melawan Barito Putera sebelumnya memberikan harapan bagi PSS.
Risto menyatakan kepuasannya terhadap respons positif para pemain terhadap program latihan, dan ia berharap perubahan ini dapat membawa timnya keluar dari situasi sulit.
Dalam persiapannya menghadapi PSIS, Risto juga mengamati peningkatan kinerja lini pertahanan PSS.
Kiper Anthony Pinthus menyampaikan keyakinannya terkait kemajuan tim dan rasa percaya diri yang didapatkan setelah kemenangan atas Barito Putera.
Dengan lini pertahanan yang lebih percaya diri, PSS Sleman optimis dapat menghadapi PSIS dengan maksimal. Pinthus menegaskan bahwa timnya akan memberikan segalanya untuk meraih tiga poin di pertandingan tersebut.
Dalam laga pekan ke-21 BRI Liga 1 2023-2024, PSS Sleman berpotensi memainkan Ajak Riak dan Elvis Kamsoba sejak menit pertama. Kedua pemain yang sudah lebih dari sepekan berada di Indonesia ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat