Suara.com - Timnas Indonesia akan melakukan TC di Turki yang dijadwalkan pada 20 Desember mendatang. Namun, skuad Garuda berpotensi tidak akan bisa memanggil beberapa pemain abroad di luar kalender FIFA.
Piala Asia 2023 harus mundur dari jadwal. Turnamen ini bakal digelar di Qatar mulai 12 Januari sampai 10 Februari 2024 mendatang.
Sebelum bertanding di ajang tersebut, Shin Tae-yong akan melakukan pemusatan latihan terlebih dulu. Persiapan ini tentu agar bisa meraih hasil maksimal.
Sayangnya jadwal TC yang digelar berada di luar kalender FIFA. Sehingga timnas Indonesia berpotensi tidak bisa memanggil beberapa pemain, misalnya Elkan Baggott dan Sandy Walsh.
"Kecil kemungkinan Indonesia akan diperkuat dua pilar di Piala Asia 2023," tulis laporan The Thao247 disadur Senin (4/12/2023).
Diketahui Elkan Baggott akan menjalani jadwal padat bersama Ipswich Town. Terlebih di Inggris ada tradisi boxing day yang akan membuat pertandingan semakin padat, sehingga pelatih membutuhkan banyak pemain.
Di sisi lain, Sandy Walsh juga akan dibutuhkan KV Mechelen yang baru libur setelah 28 Desember. Maka dari itu, keduanya bisa absen di TC bersama skuad Garuda.
"Keduanya (Sandy dan Elkan) adalah pilar pertahanan Indonesia dan bisa berdampak serius dengan kekuatan mereka jika tidak dimainkan," imbuh laporan itu.
Adapun di Piala Asia 2023, timnas Indonesia tergabung dalam grup berat bersama Jepang, Irak, serta rival di ASEAN, yakni Vietnam.
Baca Juga: Jelang Piala Asia 2023, Rival Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk
Berita Terkait
-
Proses Naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On Dibahas Hari Ini, Ragnar Oratmangoen Di-skip
-
Naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On Dibahas di DPR Hari Ini
-
Shayne Pattynama Dikabarkan Tinggalkan Viking FK, Klub BRI Liga 1 Jangan Berharap Banyak
-
Timnas Indonesia Tak Dianggap, AFC Sebut Vietnam Calon Kejutan di Piala Asia 2023
-
Setelah Fuji, Asnawi Mangkualam Kini Dirumorkan Dekat dengan Sarah Ahmad, Isi Chat WhatsApp Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik