Suara.com - Piala Asia 2023 di Qatar bisa berdampak besar bagi Timnas Indonesia. Andai menggila di turnamen ini, Garuda dapat meraih 80,998 poin di mana ranking FIFA mreka bisa melonjak ke peringkat 124.
Timnas Indonesia bisa memanen banyak poin lantaran tergabung di Grup D yang terbilang cukup berat. Tiga lawan mereka adalah Jepang, Irak dan Vietnam.
Tim asuhan Shin Tae-yong menjadi satu-satunya peserta Grup D yang berada di luar 100 beasar ranking FIFA tepatnya perongkat 146.
Sementara Jepang saat ini merupakan negara terbaik di Asia dengan peringkat 17 dunia, disusul Irak di peringkat 63 dan Vetnam di urutan 94.
Dengan melihat peta persaingan seketat itu, Timnas Indonesia diprediksi bakal mendapat banyak kesulitan. Namun, andai berhasil mengatasi lawan-lawannya, posisi Garuda di ranking FIFA akan meningkat drastis.
Ranking FIFA Naik Puluhan Peringkat
Pandit Malaysia, Ahmad Ridzuan AG, memperhitungkan potensi poin negara ASEAN, termasuk Indonesia andai tampil apik di Piala Asia 2023.
Dengan kemenangan di semua laga grup, Indonesia diperkirakan bisa mendapatkan tambahan poin signifikan sebesar 80,998.
Dari peringkat 146, Indonesia berpeluang melonjak hingga ke peringkat 124, naik 22 tingkat, tanpa mempertimbangkan hasil negara lain.
Baca Juga: Media Vietnam Girang Timnas Indonesia Alami Kerugian Jelang Piala Asia 2023
Bagaimana Jika Performa Jeblok?
Hitung-hitungan di atas hanya mempertimbangkan skenario jika Skuad Garuda mampu memenangkan semua laga fase grup Piala Asia 2023. Namun, bagaimana jika Indonesia hanya imbang atau bahkan kalah?
Dalam situasi imbang, Indonesia masih dapat manfaat positif karena lawan-lawannya memiliki ranking FIFA yang lebih tinggi. Hasil imbang dapat memberikan tambahan poin pada peringkat FIFA Indonesia.
Namun, skenario yang kurang menguntungkan terjadi jika Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan mengalami kekalahan.
Jika kalah dalam tiga laga fase grup, Indonesia akan mengalami pengurangan poin sebesar 24,002. Hal ini berpotensi membuat peringkat Indonesia turun secara signifikan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Striker Timnas Indonesia Minta PSSI Naturalisasi Wasit
-
Gara-gara Ricuh di Liga Champions Asia, Malaysia dan Thailand Terancam Kehilangan Pemain Bintang di Piala Asia 2023
-
Sah! Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On Dapat Restu dari Komisi X DPR RI untuk Lanjut Proses Naturalisasi
-
Perbandingan Karier Sepak Bola Asnawi Mangkualam vs Nurhidayat Haji Haris
-
PSSI Serius Naturalisasi Emil Audero dan Kevin Diks, Bentuk Tim Khusus Yakinkan Keduanya Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan