Suara.com - Persebaya Surabaya akan menghadapi tantangan berat ketika menjamu Persija Jakarta dalam pertandingan pekan ke-22 BRI Liga 1 2023-2024 pada Sabtu, 9 Desember 2023, pukul 15.00 WIB. Kabar kurang menggembirakan datang dari tim tuan rumah, karena bek andalan mereka, Dusan Stevanovic, dipastikan absen akibat cedera engkel.
Informasi ini disampaikan langsung oleh dokter tim Persebaya, Ahmad Ridhoi, yang mengkonfirmasi bahwa Stevanovic harus menjalani masa pemulihan selama empat pekan.
Cedera engkel yang dialami Stevanovic terjadi saat melawan RANS Nusantara FC pada tanggal 1 Desember 2023, dalam pertandingan yang berakhir imbang 0-0.
Kehilangan Stevanovic merupakan kerugian besar bagi Persebaya, mengingat peran krusialnya dalam menjaga lini pertahanan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Sejak bergabung pada bulan Juli, Stevanovic telah menunjukkan performa yang mengesankan dengan tampil dalam 17 pertandingan dan berhasil mencetak dua gol, meskipun berposisi sebagai bek.
"Dia merasa sakit. Kami tidak mau terburu-buru dalam memeriksa. Tetapi kemungkinan dia bakal absen selama empat pekan," ungkap Ahmad Ridhoi melalui rilis resmi Liga Indonesia (LIB) pada Rabu (6/12/2023).
Pertemuan melawan Persija dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 9 Desember 2023.
Duel ini menjadi salah satu laga panas di Liga 1 2023-2024, terutama karena kedua tim tengah membutuhkan kemenangan setelah gagal meraihnya dalam dua pertandingan terakhir.
Persija dan Persebaya sama-sama berambisi untuk mengakhiri periode tanpa kemenangan mereka.
Dusan Stevanovic adalah salah satu pemain asing yang mencuri perhatian di BRI Liga 1 musim 2023/2024. Bek asal Serbia ini menjadi andalan Persebaya Surabaya di lini belakang.
Dalam 10 pertandingan yang telah dimainkan, Stevanovic tampil impresif. Ia berhasil mencatatkan 7 clean sheet dan hanya kebobolan 3 gol.
Dusan Stevanovic lahir di Niš, Serbia, pada 22 Juni 1996. Ia memulai karier sepak bolanya di klub lokal, Radniki Niš.
Pada tahun 2017, Stevanovic bergabung dengan FK Dinamo Vranje. Ia bermain selama satu musim di klub tersebut sebelum pindah ke FK Radnik Surdulica.
Stevanovic tampil cukup impresif bersama Radnik Surdulica. Ia membantu klub tersebut meraih peringkat 4 Liga Serbia pada musim 2020/2021.
Pada awal musim 2023/2024, Stevanovic bergabung dengan Persebaya Surabaya. Ia dikontrak selama satu musim dengan opsi perpanjangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?