Suara.com - Pratama Arhan resmi meninggalkan Tokyo Verdy di akhir musim 2023. Bek Timnas Indonesia itu mengakhiri karier dengan pahit karena jarang dimainkan.
Terkait kondisi tersebut, sang agen Dusan Bogdanovic angkat bicara. Menurutnya, bukan cuma soal kualitas yang jadi penyebab, melainkan ada faktor lain.
Menyadur laman transfermarkt, Pratama Arhan hanya dimainkan klubnya sebanyak empat kali selama dua tahun berkiprah di Jepang. Ia hanya bermain dua kali di Liga 2 Jepang, serta dua kali bermain di pentas Emperor's Cup alias Piala Kaisar.
Banyak yang beranggapan, kurangnya kualitas yang dimiliki oleh Arhan yang menjadikannya tak mendapatkan banyak menit bermain di Tokyo Verdy. Memang, hal itu tidaklah sepenuhnya salah karena meskipun berlaga di kasta kedua Liga Jepang, klub yang berbasis di ibu kota Jepang itu juga diisi oleh para pemain berkualitas dari beberapa negara.
Namun trnyata, tak hanya kualitas yang dimiliki Arhan saja yang membuat dirinya minim menit bermain. Sebab lain yang membuat pemain kelahiran Blora Jawa Tengah tersebut jarang dimainkan adalah faktor pergantian pelatih di klubya.
Hal itu diakui secara langsung oleh agen Arhan, Dusan Bogdanovic. Dalam penjelasannya sepertimana diunggah oleh aku TikTok wong_ngapak_pbg pada 13 Desember 2023, pemilih agensi Level Up Asia itu menyatakan pergantian pelatih menjadi salah satu faktor mengapa Arhan hanya dimainkan empat kali dalam dua musim.
"Kemarin kan permintaan Arhan untuk dikontrak durasi 2 tahun di Tokyo Verdy, tapi setelah beberapa bulan, ada pergantian pelatih," ungkap Dusan.
Dari sepenggal kalimat tersebut, kita bisa menerka bahwa Arhan mungkin tidak masuk dalam rencana permainan pelatih baru Tokyo Verdy. Jika berkaca dari laman transfermarkt, Pratama Arhan didatangkan oleh Tokyo Verdy ketika klub ditangani oleh Takafumi Hori pada 1 Maret 2022.
Namun sayangnya, sang pelatih yang mencium bakat Arhan harus pecah kongsi dengan Verdy pada 13 Juni 2022, hanya berselang beberapa bulan saja sejak kedatangan Arhan.
Terlepas dari itu, Pratama Arhan kabarnya sudah mendapatkan klub baru untuk musim depan. Ia dipastikan masih tetap berkarier di luar negeri.
Berita Terkait
-
Agendakan Uji Coba Lawan Iran, Tak Melulu Datangkan Keuntungan bagi Timnas Indonesia
-
Kabar Buruk, 2 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Piala Asia 2023
-
Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On Bikin Shin Tae-yong Ragu, Kenapa?
-
Diajak Pratama Arhan Pulang ke Blora, Azizah Salsha Gendong Bayi: Tahun Depan Siap Nyusul
-
Thom Haye Beri Sinyal Positif untuk Dinaturalisasi, Posisi 3 Pemain Timnas Indonesia Ini Terancam
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi