Selain itu, pada musim tersebut PSM terus mendapatkan dukungan penuh dari suporternya karena bermain di kandang di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.
Ketika bermain di Parepare, PSM sama sekali belum pernah merasakan kekalahan dan data ini menunjukkan dukungan suporter sangat memberikan energi tambahan untuk Wiljan Pluim serta kolega, dan hal ini juga turut dipahami oleh Tavares.
Tavares kerap meminta suporter PSM agar datang ke stadion untuk memberikan dukungan kepada anak-anak asuhnya baik ketika pertandingan kandang atau tandang.
Pada klasemen akhir kompetisi Liga 1 musim 2022/2023 lalu, PSM menempati peringkat pertama dengan 75 poin dari 34 pertandingan, berselisih sembilan poin dari Persija di posisi kedua dan 13 poin dari Persib di tempat ketiga.
Selain itu pada Liga 1 musim 2022/2023, tidak ada sistem degradasi yang diterapkan imbas tidak bergulirnya kompetisi Liga 2 Indonesia.
Perubahan Format Kompetisi
Pada 26 Juni 2023 lalu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus menjelaskan jika Liga 1 2023/w024 akan mengalami perubahan format kompetisi.
Ferry menjelaskan jika kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 ini akan dibagi menjadi dua fase yaitu Reguler Series dan Championship Series.
Reguler series dilaksanakan 1 Juli 2023 hingga 28 April 2024 dengan sistem kompetisi penuh. Setelah selesai reguler series, empat klub teratas kemudian mengikuti babak championship series menggunakan sistem knock-out, yang digelar dua leg home and away pada 4-26 Mei 2024.
Baca Juga: Cuma Unggul Tipis dari Zona Merah Klasemen BRI Liga 1, Uston Nawawi: Persebaya Belum Beruntung Saja
Seri tersebut akan memperebutkan gelar juara dan juga tim-tim untuk mengisi slot AFC Club Competition 2024/2025.
Pada kompetisi Liga 1 2023/2024, PT LIB selaku operator memutuskan jika setiap klub dapat mendaftar total enam pemain asing yang terdiri dari lima pemain bebas berasal dari negara mana pun dan satu pemain harus berasal dari dan salah satu negara ASEAN.
Dibanding musim sebelumnya, tentu ada peningkatan jumlah pemain asing yang bisa didaftarkan, karena pada musim 2022/2023, tercatat setiap klub hanya bisa memiliki tiga pemain asing bebas ditambah satu dari Asia.
Selain itu, terdapat juga regulasi yang mewajibkan setiap klub untuk memainkan pemain U-23 pada setiap pertandingan yang minimal bermain selama 45 menit pertama.
Beberapa regulasi anyar ini tentu memancing pro dan kontra, namun akhirnya semua pihak bisa menerima keputusan tersebut.
Selain beberapa regulasi baru, kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 juga menerapkan aturan di mana suporter tim tamu dilarang untuk hadir langsung pada partai tandang.
PSSI dan PT LIB menjelaskan hal ini akan dilakukan selama dua musim ke depan dan merupakan bentuk evaluasi dari tragedi Kanjuruhan.
Mereka menambahkan, keputusan ini sudah melalui konsultasi dengan FIFA sehingga setiap klub yang berpartisipasi pada kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/2024 wajib mematuhi aturan tersebut.
Kejutan dari Borneo FC
Memasuki kompetisi BRI Liga 1 musim 2023/2024, secara mengejutkan Borneo FC dapat tampil konsisten dan sukses menempati peringkat pertama hingga akhir tahun 2023.
Borneo FC tercatat telah mengumpulkan total 51 poin dari 23 pertandingan. Peringkat kedua ditempati oleh Bali United yang menorehkan 41 poin.
Sementara itu, peringkat ketiga ditempati oleh Persib Bandung yang mengumpulkan 40 poin dari 23 pertandingan, diikuti PSIS Semarang pada posisi keempat dengan 38 poin dari 22 laga.
Selain pada posisi empat besar, terdapat juga kejutan pada zona degradasi karena diisi oleh tim besar yaitu Arema FC, Persikabo 1973 dan Bhayangkara FC.
Arema FC menempati tempat ke-16 klasemen sementara Liga 1 dengan 21 poin dari 23 pertandingan, berjarak lima poin dari Persikabo 1973 di peringkat 17 dan enam poin dari Bhayangkara FC di posisi juru kunci.
Di penghujung tahun atau seusai pekan ke-23, kompetisi Liga 1 2023/2024 memasuki masa jeda dikarenakan Timnas Indonesia akan berlaga pada ajang Piala Asia 2023 di Qatar yang berlangsung dari Januari hingga Februari 2024.
Pekan ke-24 Liga 1 direncanakan akan kembali digelar pada 4 Februari 2024 mendatang sebelum kembali mengalami masa rehat terkait dengan penyelenggaraan Pemilu 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan