Suara.com - Pertandingan kedua antara Timnas Indonesia dan Libya sudah dikonfirmasi akan dimasukkan ke dalam jadwal resmi FIFA.
Rencananya, laga tersebut akan berlangsung pada Jumat, 5 Januari 2023, dan menjadi salah satu tahapan persiapan Timnas Indonesia untuk menghadapi Piala Asia 2023.
Piala Asia 2023 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai dari 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Timnas Indonesia harus memperbaiki performa setelah kekalahan 0-4 di laga perdana melawan Libya.
Kesalahan yang mengakibatkan gol perlu diperbaiki, terutama karena pertandingan ini memengaruhi peringkat FIFA. Skuad Garuda diharapkan tampil serius untuk meraih hasil positif.
Laga kedua Timnas Indonesia vs Libya termasuk dalam pertandingan tier 1 di luar jadwal resmi jeda internasional FIFA.
Dikarenakan dilaksanakan di luar kalender resmi FIFA, poin yang dapat diperoleh sangat terbatas.
Libya berada di peringkat ke-120, unggul 26 peringkat dari Timnas Indonesia, sehingga kemenangan akan memberikan tambahan poin kepada Timnas Indonesia sebesar 2,93 poin.
Hasil imbang akan memberikan tambahan 0,43 poin, sementara kekalahan akan mengakibatkan kehilangan 2,07 poin dalam peringkat FIFA.
Baca Juga: Diego Micheils Menantang Timnas Indonesia untuk Hadapi Borneo FC, Serius?
Timnas Indonesia berpotensi naik peringkat jika berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan berikutnya.
Skuad Garuda berambisi menggusur Botswana dari peringkat 145, karena selisih poin antara keduanya hanya 0,5 poin.
Oleh karena itu, Timnas Indonesia perlu menunjukkan performa terbaiknya ketika menghadapi Libya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri