Suara.com - Meski berstatus sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 saat ini, Indra Sjafri menegaskan tetap bertugas menjadi Direktur Teknik (Dirtek) PSSI.
Indra Sjafri mengungkapkan akan mengemban tugas sebagai direktur teknik hingga PSSI menemukan pengganti untuk mengisi posisi tersebut.
"Sampai sekarang, karena PSSI masih mencari dan saya berkenan untuk masih membantu pekerjaan-pekerjaan di Departemen Teknik. Sampai kapan? Sampai direktur teknik yang baru ada," kata Indra Sjafri seusai memimpin latihan Timnas Indonesia U-20 di Lapangan A, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (4/1/2023).
Saat ini Indra Sjafri tengah meramu skuad Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-20-- yang dipersiapkan untuk Piala AFF U-19 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2024.
Sebanyak 34 pemain masuk dalam skuad Garuda Nusantara mulai menjalani pemusatan latihan (TC) sejak 30 Desember 2023 hingga berakhir pada 28 Januari 2024.
"Setelah mendapatkan banyak informasi tentang pemain, baru nanti kami (akan) putuskan dia terpilih atau tidak terpilih, yang nanti akan kami lanjutkan pembinaannya sampai nanti di AFF U-19 dan setelah itu kualifikasi AFC U-20," ucap Indra.
"Nantinya tim ini sesuai dengan arahan dari Ketua Umum (PSSI), akan kami tata sampai menjadi generasi baru pesepakbola Indonesia ke depan," jelas pelatih berdarah Sumatra Barat itu.
Indra secara khusus menentukan para pemain harus mempunyai empat kriteria agar masuk dalam skuad, di antaranya kualitas skill, kecerdasan penguasaan taktik tim maupun individu, kualitas fisik, serta kualitas mental.
"Kriteria kualitas secara umum ada empat, yaitu kualitas skill, kualitas kecerdasan taktikal, dan kualitas taktikalnya dia. Yang ketiga kualitas fisik dan keempat kualitas mental," kata Indra Sjafri.
Baca Juga: Boyong 34 Pemain ke Jakarta, Indra Sjafri: Ada Sistem Promosi-Degradasi
Nantinya, para pemain yang masuk skuad saat ini akan bersaing memperebutkan posisi masing-masing dalam sistem seleksi promosi dan degradasi.
"TC pertama kami mulai di Qatar dengan 26 pemain. Kami coret enam pemain dan kami panggil 14 pemain. Jumlah pemain sekarang 34. Hari ini kami akan coret lagi, dan akan kita panggil lagi pemain baru. Berapa orangnya, habis ini, kami akan melihat hasil dari semua profil pemain yang ada," pungkas Indra.
Berita Terkait
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung