Suara.com - Liverpool berhasil menyingkirkan Arsenal dengan skor 2-0 dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA 2023/2024 di Emirates Stadium pada Senin (8/1/2024) dini hari WIB.
Gol pertama Liverpool tercipta melalui bunuh diri Jakub Kiwior, sedangkan gol kedua dicetak oleh Luis Diaz.
Pada menit ketiga, Reiss Nelson mendapat peluang setelah umpan panjang dari Ramsdale, tetapi sepakannya melenceng dari gawang.
Peluang lain didapat pada menit kedelapan dan sebelas, tetapi Alisson mampu menghalau tembakan Havertz dan Odegaard.
Liverpool kemudian mulai meredam permainan Arsenal dan menciptakan peluang dari sundulan Darwin Nunez, namun belum berhasil membuka skor hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Liverpool mengambil kontrol permainan dan menekan pertahanan Arsenal. Meskipun demikian, belum ada gol yang tercipta hingga menit ke-58, ketika Saka melambungkan bola dari peluang yang dimiliki.
Liverpool beberapa kali membangun serangan ke pertahanan Arsenal. Namun, belum sukses menciptakan peluang nyata.
Pada menit ke-58, Arsenal mendapat peluang. Kai Havertz masuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang ke tiang jauh. Bola bisa disambar Saka, tapi arahnya melambung dari target.
Liverpool akhirnya mencetak gol pada menit ke-80 melalui bunuh diri Kiwior setelah tendangan bebas Trent.
Tendangan bebas Trent dari sisi kanan kotak penalti mengarah ke tiang dekat dan bola mengenai kepala Kiwior dan masuk ke gawang sendiri.
Selepas itu, Arsenal makin gencar melakukan serangan tetapi justru Liverpool yang berhasil menambah keunggulan.
Gol kedua dicetak oleh Luis Diaz pada menit 90+5 setelah serangan balik yang dimulai dari Nunez.
Bola diberikan pada Jota yang akhirnya mengoper pada Luis Diaz di kanan. Diaz kemudian melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti dan mengubah skor jadi 2-0.
Dengan hasil ini, Liverpool melaju ke babak berikutnya Piala FA, sementara Arsenal tersingkir dari kompetisi.
Baca Juga: Beda dengan Azizah Salsha yang Nonton Man United, Rafathar Jadi Saksi Kemenangan Liverpool
Berita Terkait
-
Hasil Piala FA: Manchester City Cukur Huddersfield 5-0, Phil Foden Cetak Brace
-
5 Fakta Menarik Jelang Big Match Arsenal vs Liverpool di Piala FA
-
Hasil Bola Tadi Malam: Chelsea Bantai Preston North End, Enzo Fernandez Cetak Gol Kontroversi
-
Beda dengan Azizah Salsha yang Nonton Man United, Rafathar Jadi Saksi Kemenangan Liverpool
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan