Suara.com - Pelatih Iran, Amir Ghalenoei mendapatkan kritikan pedas jelang Piala Asia 2023. Sebab, ia dinilai tidak menyertakan pemain yang bisa meningkatkan kualitas tim Melli.
Iran menjadi salah satu lawan timnas Indonesia dalam laga uji coba jelang Piala Asia 2023. Siapa sangka juru taktik tim Melli, Amir Ghalenoei hampir mirip dengan Shin Tae-yong.
Amir Ghalenoei mendapatkan kritikan dari eks timnas Iran, Farzad Ashoubi. Ia kecewa dengan keputusan pelatih yang tidak menyertakan dua wonderkid Amin Hazbavi dan Mohammadjavad Hosseinnejhad di skuad Piala Asia 2023.
"Saya yakin Ghalenoei bisa memanggil pemain muda seperti Amin Hazbavi dan Mohammadjavad Hosseinnejhad, tapi kami harus hormati pilihannya," ucap Ashoubi dikutip dari Tehran Times.
"Bintang mda seperti Hazbavi bisa meningkatkan kualitas tim (Iran) di Piala Asia," imbuhnya.
Situasi tersebut jelas mirip Shin Tae-yong yang diserang karena tidak memanggil beberapa nama andalan ke skuad Garuda.
Misalnya pelatih asal Korea Selatan ini tak memanggil Stefano Lilipaly dan Nadeo Argawinata. Padahal dua pemain ini membawa Borneo FC ke puncak klasemen BRI Liga 1 musim ini.
Adapun Iran sendiri menjadi tim tertua kedua di ajang Piala Asia 2023. Usia rata-rata pemain tim Melli adalah 29,52 tahun.
"Selama kita tidak melakukan apa yang dilakkan negara lain, kita tidak bisa optimis terhadap masa depan. Federasi harus serius mempertimbangkan kepedulian terhadap sepak bola kelompok umur jika ingin memiliki timnas yang kuat di masa depan," pungkasnya.
Baca Juga: Hari Ini Tidak Ada Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Iran, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Informasi Baru di Balik Bentrok Timnas Indonesia vs Iran Malam Ini
-
Finishing Timnas Indonesia Tumpul, Mantan Pelatih Striker Skuad Garuda Siap Kembali
-
Kondisi Terakhir Timnas Indonesia Jelang Lawan Iran
-
Gelandang Irak Waspadai Timnas Indonesia, Lupakan Momen Bantai Garuda di Kualifikasi Piala Dunia
-
Bayangan Formasi Mengerikan Timnas Indonesia Jika Marteen Paes Gabung
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan