Suara.com - Mantan gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, resmi memperpanjang kontrak bersama klubnya, Borneo FC, selama dua tahun atau hingga 2026.
Presiden klub Borneo FC, Nabil Husien Said Amin, mengaku kontribusi apik Stefano Lilipaly menjadi alasan manajemen memberikan perpanjangan kontrak kepada sang pemain.
Selama dua musim berseragam tim berjuluk Pesut Etam tersebut, Lilipaly mencatatkan 63 penampilan dengan raihan 21 gol dan 23 assist.
"Ya untuk dua musim ke depan, Stefano Lilipaly akan masih bersama skuad Borneo FC," kata Presiden klub Borneo FC Nabil Husien Said Amin.
"Apa yang sudah diberikan Stefano di dua musim terakhir sudah sangat luar biasa, saya harap dengan perpanjangan kontrak ini membuat dia makin termotivasi dan di akhir musim ini dia mampu bawa Borneo FC juara," tegas Nabil Husein.
Di jeda kompetisi BRI Liga 1 saat ini, Borneo FC memang tengah rajin untuk memperpanjang kontrak pemain-pemainnya.
Selain Lilipaly, Borneo FC juga telah mengamankan tanda tangan perpanjangan kontrak dari Fajar Fathur Rahman, Komang Teguh, Leo Guntara dan Muhammad Sihran.
Saat ini Pesut Etam menggelar pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta selama jeda kompetisi. Agenda TC sendiri akan dijalani Diego Michiels dan kawan-kawan selama satu bulan. Yaitu jelang pekan ke-24 melawan Persija Jakarta pada tanggal 6 Februari mendatang.
Tim berjuluk Pesut Etam tersebut nantinya juga akan langsung menuju Stadion Batakan, Balikpapan dari Yogyakarta karena selama pekan ke-25 sampai kompetisi musim ini selesai, Borneo FC akan menggunakan stadion tersebut sebagai markas utamanya karena Stadion Segiri Samarinda tengah direnovasi.
Baca Juga: Ranking FIFA 24 Negara Peserta Piala Asia 2023: Timnas Indonesia Paling Bawah?
Saat ini Borneo FC berada di puncak klasemen Liga 1 dengan memperoleh 51 poin dari 23 pertandingan. Borneo FC memang memiliki kans yang cukup terbuka lebar untuk melaju ke babak championship series dan bertarung merebut gelar juara musim ini.
(Antara)
Berita Terkait
-
Ranking FIFA 24 Negara Peserta Piala Asia 2023: Timnas Indonesia Paling Bawah?
-
Piala Asia 2023: Superkomputer Prediksi Peluang Juara Timnas Indonesia Cuma 0,2 Persen
-
AFC Bahas Laga Timnas Indonesia vs Vietnam: Bersejarah, Bentrok Perdana di Piala Asia
-
Alasan Bojan Hodak Anggap Jeda BRI Liga 1 Layaknya Pramusim untuk Persib
-
Ban Kapten Jordi Amat Terancam Dicopot Shin Tae-yong di Piala Asia 2023
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi