Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Nguyen Van Tung, pemain Vietnam yang menyikut bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, hingga mimisan pada lanjutan Piala Asia 2023.
Laga kedua grup D antara Vietnam vs Indonesia, Jumat (19/1) malam WIB, banyak menghadirkan duel-duel keras yang membuat pertandingan banyak terhenti.
Salah satunya adalah duel keras antara penyerang Vietnam, Nguyen Van Tung, dengan bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, di babak kedua.
Dalam duel udara yang dilakoni keduanya, tampak Nguyen Van Tung melepaskan sikutan ke arah wajah bek milik Johor Darul Ta’zim tersebut.
Akibat sikutan di wajahnya itu, Jordi Amat pun terkapar. Saat disorot kamera, bek berusia 31 tahun tersebut mengalami pendarahan hebat di hidungnya atau mimisan.
Tak ayal kondisi tersebut membuat Jordi Amat mendapat perawatan dari tim medis dan membuatnya harus ditarik keluar serta digantikan Rizky Ridho.
Anehnya, sikutan tersebut tak lantas membuat Nguyen Van Tung mendapat peringatan ataupun kartu dari wasit yang memimpin pertandingan.
Namun seakan mendapat karmanya, 10 menit kemudian Nguyen Van Tung mengalami cedera saat mengejar bola dan membuatnya ditarik keluar.
Akibat tindakan kasarnya itu, Nguyen Van Tung pun menjadi perbincangan netizen Tanah Air. Lantas, siapakah sosok penyerang Timnas Vietnam itu?
Baca Juga: Piala Asia 2023: Shin Tae-yong Kalahkan Vietnam dengan Kecerdikannya
Jebolan Vietnam U-23
Nguyen Van Tung merupakan salah satu penyerang andalan Vietnam yang lahir di Hanoi pada 2 Juni 2001 atau saat ini berusia 22 tahun.
Kiprah Nguyen Van Tung di sepak bola sendiri bermula di tanah kelahirannya. Di level akademi, ia bermain bagi akademi Hanoi FC.
Dalam perjalanannya di akademi Hanoi FC, Nguyen Van Tung sempat mendapat kesulitan yakni di tim U-16, kala dirinya harus absen selama dua tahun akibat cedera.
Meski sempat dibekap cedera panjang, Nguyen Van Tung berhasil bangkit dan mampu menembus tim U-19, di mana ia membuat sensasi kala berhasil mencetak 6 gol dari 5 laga.
Catatan tersebut cukup membuat tim utama Hanoi FC yakin dengan kapasitasnya dan mempromosikannya ke tim utama pada September 2022 lalu.
Berita Terkait
-
Piala Asia 2023: Shin Tae-yong Kalahkan Vietnam dengan Kecerdikannya
-
Ibu Menjerit Lihat Pratama Arhan Jatuh Disikut Pemain Vietnam: Lho Disodok Kayak Gini
-
Jempol Jokowi untuk Skuad Garuda Usai Tandaskan Vietnam 1-0: Mainnya Bagus!
-
Disanjung Mertua, Ibunda Azizah Salsha Bangga Pratama Arhan Menang Lawan Vietnam
-
Khawatir Lihat Anaknya Disikut Pemain Vietnam, Ibu Pratama Arhan: Aduh-aduh, Jangan Cedera Le
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tak Masuk Skuat Oxford, Marselino Ferdinan Berada di Sevilla, Gabung Klub Apa?
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026
-
Beli Barang Murah di Online Shop: Solusi Hemat atau Malah Bikin Boncos?
-
Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, YouTuber Bigmo Diperiksa Polda Metro Jaya Siang Ini
-
Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?
-
Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?
-
Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina