Suara.com - Penyerang Timnas Australia, Craigg Goodwin mewaspadai serangan timnas Indonesia pada pertandingan babak 16 besar Piala Asia 2023.
Australia akan menghadapi Indonesia pada babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Minggu pukul 18.30 WIB.
"Kita bisa melihat apa yang telah dilakukan Indonesia dan bagaimana mereka menyerang, jadi itu adalah sesuatu yang harus kami waspadai dan kami tidak bisa kehilangan fokus," kata Craigg Goodwin dilansir dari laman resmi AFC, Sabtu.
BACA JUGA: Sejarah Kelam Head to Head Timnas Indonesia vs Australia, Skuad Garuda 4 Kali Dibantai
Sepanjang fase grup, Indonesia selalu mencetak gol di setiap pertandingan. Total tim asuhan Shin Tae-yong tersebut telah mencetak tiga gol.
Dari segi produktifitas gol, Australia juga tak cukup mentereng dengan mencetak empat gol sepanjang fase grup.
Namun Goodwin mengungkapkan akan memanfaatkan permainan di sepertiga akhir lapangan untuk membongkar lini pertahanan Garuda yang digalang oleh Justin Hubner dan kawan-kawan.
"Jika kami bisa menampilkan penyelesaian di sepertiga akhir, kami bisa membawa permainan ke level berikutnya," ujar Goodwin.
BACA JUGA: Kenapa Bakal Sulit Dikalahkan Timnas Indonesia? Ini Rekor Gila Australia di Piala Asia 2023
Baca Juga: Heran Pemain Favoritmu Tak Dimainkan STY? Ini Penjelasan dari Staff Pelatih Timnas
Penyerang Al Wehda SC tersebut mengungkapkan timnya telah melakukan persiapan yang matang jelang pertandingan besok.
"Kami sangat siap. Kami menetapkan ambisi kami di awal turnamen sebagai kelompok dan sebagai tim. Kami tahu kami tidak bisa menganggap enteng permainan apa pun," kata Goodwin.
"Ketika kami adalah favorit, itu pasti lebih sulit. Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah salah satu yang terbaik di Asia dan kami harus menunjukkan kekejaman kami," imbuhnya.
Meski mempunyai produktifitas gol yang hampir seimbang, namun Indonesia perlu bekerja ekstra untuk membongkar lini pertahanan tim berjuluk Socceroos. Sejauh ini Australia hanya kebobolan satu gol sepanjang babak fase grup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?