Suara.com - Pengamat sepak bola, Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel, sempat mengkritik Shin Tae-yong jelang Timnas Indonesia vs Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023.
Dalam sebuah video wawancara yang diunggah kanal YouTube Nalar TV Indonesia, Jumat (26/1/2024), Bung Towel mengulas kembali alasan Shin Tae-yong usai Garuda takluk dari Libya dalam laga uji coba di Turki beberapa waktu lalu.
Bung Towel mempertanyakan metode pelatihan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia pasca Garuda takluk dari Libya.
Baca juga: Shin Tae-yong Keberatan Australia Ikut Piala AFF, Kenapa?
"Yang lucu gini waktu TC (training camp) di Turki, kalah dari Libya, dia (Shin Tae-yong) bilang latihannya masih fisik terus, latihan taktik baru sehari. Lah itu kan agenda dia, kenapa jadi alasan?" kata Bung Towel.
Terkini, Timnas Indonesia telah memainkan laga babak 16 besar Piala Asia 2023. Hasilnya, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan dibantai Australia 0-4 pada Minggu (28/1/2024).
Timnas Indonesia pun resmi tersingkir dari Piala Asia 2023 dengan kepala tegak mengingat mereka telah mencatatkan sejarah baru di ajang ini.
Tim Merah Putih untuk pertama kalinya mampu melangkah ke fase gugur Piala Asia. Sebelum edisi 2023, Timnas Indonesia selalu terhenti di fase grup pada edisi 1996, 2000, 2004 dan 2007.
Pasca pertandingan kontra Australia, Shin Tae-yong secara tak langsung merespons kritik keras dari Bung Towel perihal metode latihan yang dia terapkan di Timnas Indonesia.
Baca Juga: Bikin Panik Australia, STY Jelaskan Kenapa Timnas Indonesia Main Ofensif di Babak 16 Besar
Saat ditanya rahasia perkembangan pesat tim Garuda, Shin Tae-yong menyebut para pemain percaya kepada metode latihan yang dia berikan. Selain itu, Pratama Arhan dan kawan-kawan juga bisa menjalankan taktik dan strategi bermain yang dia instruksikan.
Baca juga: Shin Tae-yong Keberatan Australia Ikut Piala AFF, Kenapa?
"Salah satu alasan mengapa kami terus menunjukkan kemajuan dan perkembangan adalah karena saya pikir para pemain bermain dengan baik dan para pemain percaya kepada saya sebagai pelatih kepala," kata Shin Tae-yong usai pertandingan.
"Mereka mengikuti pedoman dan instruksi yang sudah saya berikan," sambung pelatih asal Korea Selatan itu.
Selain itu, STY menyebut mendapat dukungan penuh dari PSSI. Apa yang diinginkannya demi kemajuan tim nasional selalu bisa dituruti federasi.
"PSSI yang merupakan Federasi Sepakbola Indonesia, mereka mendukung saya dengan baik," kata Shin Tae-yong.
"Mereka memberikan banyak kepercayaan kepada saya. Jadi saya ingin berterima kasih kepada PSSI, Federasi Sepakbola Indonesia," tambahnya.
Berita Terkait
-
3 Penyebab Timnas Indonesia Gagal di 16 Besar Piala Asia 2023, Bahan Evaluasi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Media Vietnam Nyinyir Timnas Indonesia Gagal ke Perempat Final Piala Asia 2023: Kalah dengan Muka Pucat
-
Dendy Sulistyawan Curhat usai Jadi 'Cadangan Mati' Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan