Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memprediksi ada 5 Negara yang bakal bersaing ketat di Piala Asia 2023. Mereka adalah Irak, Iran, Korea Selatan, Jepang, dan Australia.
Shin Tae-yong melihat kualitas Irak, Jepang, dan Australia memang sudah jauh di atas skuad asuhannya. Menurutnya gaya permainan ketiga negara tersebut berbeda, yang menjadi bahan pembelajaran baru bagi timnas Indonesia.
"Mereka punya gaya permainan yang beda. Saya belajar banyak hal dari mereka. Selain itu, ada Iran dan Korea. Saya rasa kelima tim itu yang akan bersaing sengit untuk menjadi juara," papar Shin Tae-yong di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Minggu.
Namun dengan keberhasilan timnas mencapai babak 16 besar, paling tidak mendapat hasil positif dengan naik peringkat ke posisi 142 atau melonjak lima angka dari semula 147 FIFA.
Australia berhasil maju ke babak 16 besar dengan kemenangan gemilang. Melalui gol bunuh diri Elkan Baggott di menit ke-12, disusul dengan kontribusi Martin Boyle menjelang akhir babak pertama, Australia menunjukkan keunggulan mereka.
Craig Goodwin dan Harry Souttar menambahkan keunggulan tersebut pada menit akhir babak kedua, mencerminkan pengalaman dan konsentrasi yang diakui oleh Shin Tae Yong.
Setelah melalui pertandingan melawan Indonesia, Australia kini bersiap untuk menghadapi pemenang antara Korea Selatan dan Arab Saudi di babak selanjutnya.
Baca Juga: Rekam Jejak Karier Elkan Baggot, Cetak Gol Bunuh Diri di Laga Timnas Lawan Australia
Pertandingan 16 besar kedua mempertemukan Tajikistan dengan Uni Emirat Arab (UEA).
Tajikistan, awalnya dianggap sebagai tim pot 4, berhasil menempati posisi runner-up Grup A dengan kejutan terus-menerus. Gol Vahdat Hanonov pada menit ke-30 membawa mereka unggul 1-0.
UEA, dengan dramatis, menyamakan skor pada menit kelima injury time babak kedua melalui gol Khalifa Al Hammadi.
Meski pertandingan berlanjut ke babak tambahan, tidak ada gol yang tercipta, memaksa pertandingan diselesaikan melalui adu penalti.
Dalam adu penalti, Tajikistan berhasil menang 5-3, dengan semua eksekutor mereka berhasil mencetak gol. Penendang kedua UEA, Caio Canedo, gagal menyarangkan bola ke gawang lawan.
Selanjutnya, Australia akan menghadapi pemenang antara Korea Selatan dan Arab Saudi, sementara Tajikistan akan bertemu dengan pemenang antara Irak dan Yordania. Dengan hasil ini, kedua tim siap melanjutkan perjalanan mereka di turnamen ini dengan semangat dan determinasi yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir