Suara.com - Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, telah memimpin Skuad Garuda dalam 43 pertandingan.
Timnas Indonesia berhasil mencapai target awal dengan lolos ke babak 16 Besar, meskipun akhirnya tersingkir setelah kalah 0-4 dari Australia pada tahap tersebut.
Meski kalah, performa Indonesia mendapat apresiasi karena memberikan perlawanan yang tangguh. Yakob Sayuri dan rekan-rekan bermain dengan baik, meskipun terdapat kelengahan pada momen-momen krusial. Dengan 43 pertandingan di bawah arahan Shin Tae-yong, bagaimana statistiknya?
BACA JUGA: Tanggapan Positif Shayne Pattynama usai Timnas Indonesia Tersingkir di Piala Asia 2023
Shin Tae-yong diangkat sebagai pelatih Timnas Indonesia pada awal 2020, namun debutnya terjadi pada Mei 2021 karena adanya ketidakpastian jadwal akibat COVID-19.
Dalam laga debutnya, Indonesia mengalami kekalahan dengan skor 1-3 dari Oman.
Sejak Mei 2021 hingga Januari 2024, Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong telah memainkan 43 pertandingan di level senior.
Dari catatan tersebut, Indonesia lebih banyak meraih kemenangan daripada kekalahan, dengan 21 kemenangan, 12 kekalahan, dan 10 pertandingan berakhir imbang, menunjukkan performa yang cukup seimbang selama kepemimpinan Shin Tae-yong.
BACA JUGA: Tersingkir dari Piala Asia 2023, Ini Rencana Shin Tae-yong Selanjutnya Bersama Timnas Indonesia
Baca Juga: Statistik Timnas Indonesia vs Australia: Pasukan Garuda Imbangi Langganan Piala Dunia
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia sejak awal 2020, telah memimpin Skuad Garuda dalam 43 pertandingan di level senior.
Debutnya pada Mei 2021 melibatkan kekalahan 1-3 dari Oman. Dari total pertandingan itu, Indonesia mencatat 21 kemenangan, 12 kekalahan, dan 10 hasil imbang.
Meskipun belum membawa pulang trofi, Shin Tae-yong memberikan capaian positif dengan membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023 dan melangkah ke babak gugur.
Selain itu, peringkat FIFA Timnas Indonesia naik dari posisi ke-173 pada awal kepemimpinannya menjadi ke-142 setelah Piala Asia 2023, menunjukkan kemajuan signifikan di bawah arahannya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan