Suara.com - Indra Sjafri menyebut para pemain Timnas Indonesia U-20 saat ini memiliki kemampuan yang jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Meski demikian, dia menekankan kepada semua pihak termasuk awak media untuk tidak melebih-lebihkan kemampuan para pemainnya terutama yang memang terbukti menonjol.
Indra memiliki alasan tersendiri untuk "menyembunyikan" para pemain Timnas Indonesia U-20. Menurutnya, sanjungan dan pujian berlebihan tidak selalu baik untuk para pesepak bola muda.
"Kalau ada nanti yang menonjol, jangan diberitakan dia hebat. Supaya dia adem, tenang gitu," kata Indra Sjafri," kata Indra Sjafri di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1/2024).
"Jadi mari kita sama satu visi dalam membangun pemain usia muda," tambahnya.
Indra Sjafri ditunjuk PSSI untuk meloloskan Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia U-20 2025. Tugas tersebut sangat berat mengingat dalam sejarahnya, Garuda Nusantara belum pernah tampil di ajang tersebut.
Meski demikian, beban Indra Sjafri sedikit berkurang merujuk banyaknya barisan pemain Timnas Indonesia U-20 dengan kemampuan mumpuni saat ini.
Bahkan, Indra menyebut generasi Timnas Indonesia U-20 saat ini jauh lebih baik dari para pemain terdahulu yang juga pernah dilatihnya di level kelompok umur.
Baca Juga: Dalih Indra Sjafri Usai Timnas Indonesia U-20 Dibungkam Uzbekistan dan Thailand
"Kalau melihat potensi tim ini, dari tahun 2011 saya menangani tim usia yang sama, ini saya memulai dengan ibaratnya kilometernya sudah tinggi gitu," kata Indra Sjafri.
Baca juga: Potensi Pratama Arhan Jadi Sorotan Eks Pelatih Spesialis Throw In Liverpool
"Jadi kalau ditanyakan maju gak sepakbola Indonesia? Oh sangat maju."
"Di 2013 mencari VO2max (nilai) 50 saja tuh susahnya minta ampun. Ini (Timnas U-20) ada yang (nilainya) 72. Kita tes di Medical Sports Center kita (yang nilainya) 60 banyak. Jadi optimis saja dan support mereka," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau