Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri mengatakan akan terus melakukan pencoretan dan pemanggilan pemain baru hingga terbentuk tim yang diinginkan. Tes pertama akan dilakukan saat bergulirnya Piala AFF U-19 2024.
Piala AFF U-19 2024 dijadwalkan pada Juli mendatang. Namun, sampai saat ini masih belum ada informasi detail mengenai kejuaraan itu.
Baca Juga: Dianggap 'Superstar', Media Thailand Ungkap 3 Keuntungan Port FC Gaet Asnawi Mangkualam
Indra Sjafri sudah membentuk Timnas Indonesia U-20 sejak akhir Desember 2023. Tim ini diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 2025 di Chile.
"Kita ada memanggil pemain dan memulangkan pemain. Jadi promosi dan degradasi (pemain) dalam rangka pembentukan tim ini," kata Indra Sjafri saat ditemui di Lapangan A Senayan, Jakarta, Jumat (9/2/2024).
"Sampai kapan? Sampai (Piala) AFF nanti. Testpack pertama dia nanti di AFF. Jadi sampai Juni kita akan melakukan promosi dan degradasi parameternya apa? Yaitu ada tes tes yang kita lakukan," jelasnya.
Sejak dimulai TC pada Desember lalu, Timnas Indonesia U-20 sudah melalui sederet agenda. Dari mulai berlatih di Qatar sampai melakoni empat pertandingan uji coba.
Hasilnya, Timnas Indonesia kalah dari Bhayangkara FC (1-2), Thailand (1-2), Uzbekistan (2-3), dan terakhir bermain imbang 0-0 melawan Suwon FC. Di luar itu ada serangkaian tes yang dilakukan di luar lapangan.
"Untuk kami cukup melihat mereka apakah mereka berkualitas atau tidak. Di samping kami mengambil tes-tes fisik, tes psikologi dan tes kesehatan yang kemarin sudah kami lakukan. Itu menjadi Background atau alasan kenapa mereka dipilih," ucapnya.
Baca Juga: Pemain Berdarah Sudan Ini Bangga Kenakan Jersey Timnas Indonesia
"Saya sudah minta pelatih fisik melakukan komunikasi yang baik dengan pelatih fisik klub dan data-data yang ada di tim nasional. Kita akan kirimkan bersama dengan surat PSSI dan langsung ke anak-anaknya yang kita kirim lewat WhatsApp," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih