Suara.com - Meshaal Osman mengaku bangga bisa berseragam tim nasional Indonesia U-20. Hal itu diungkapkan pemain bertahan keturunan Sudan di sela-sela TC di Lapangan A, Komplek Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (9/2/2024).
Meshaal Osman merupakan pemain yang mempunyai darah keturunan Sudan dari kedua orang tuannya, namun Meshaal lahir dan besar di Indonesia sehingga dia memutuskan untuk bergabung dengan skuad Garuda Muda.
"Ya bisa dilihat dari raut muka saya begitu bangganya memakai jersey (timnas Indonesia) ini. Terharu," ujar Meshaal Osman.
Baca Juga: Shin Tae-yong Tinggalkan Timnas Indonesia, Lanjut Kerja di Seongnam FC
Meshaal menjadi pemain diaspora ketiga yang bergabung ke dalam pemusatan latihan kedua (TC) timnas Indonesia U-20 seusai sebelumnya pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri memanggil Hugo Samir dan Ji Da Bin.
"Dua-duanya (orang tua) asli Sudan dan saya lahir di sini. Dari TK sudah mulai bisa berbahasa Indonesia, jadi sudah mulai bergaul dengan orang-orang Indonesia dan berbahasa Indonesia," kata Meshaal.
Pemain yang kini memperkuat Persija Jakarta tersebut menjelaskan dulu posisinya pernah menjadi penyerang namun mengalami pergeseran ke posisi gelandang bertahan, sementara di tim Garuda Muda kali ini, Meshaal kerap diposisikan sebagai bek tengah.
Meski harus berpindah posisi dari posisi aslinya ketika di klub, Meshaal mengatakan tidak mengalami kesulitan beradaptasi ketika memperoleh tugas untuk menjadi bek tengah selama di TC kali ini.
"Awal posisinya dulu di penyerang, tapi akhir-akhir ini gelandang bertahan. Lalu pas di timnas dijadikan posisi bek tengah," ujar pemain yang mengidolakan kapten timnas Brazil, Casemiro tersebut.
Baca Juga: 10 Pemain Diaspora Ikut TC Timnas Indonesia U-20 pada Maret 2024, Siapa Saja?
"Mungkin kalau adaptasi enggak ada kesulitan sih. Karena tiga tahun terakhir berposisi gelandang bertahan dan bek tengah jadi adaptasinya berjalan cepat," tambahnya seperti dimuat ANTARA.
Rencananya tim Garuda Muda akan kembali dipanggil dalam pemusatan latihan pada bulan Maret mendatang untuk persiapan menuju Piala AFF U-19 2024 yang berlangsung di bulan Juli dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang akan berlangsung pada akhir tahun.
Dalam pemusatan latihan mendatang, timnas Indonesia U-20 tetap akan menggunakan skema promosi-degradasi dalam melakukan seleksi pemain yang dipersiapkan untuk ajang Piala AFF U-19 dan Piala Asia U-20 tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Manchester City Dilaporkan Siap Gelontorkan Rp2,29 Triliun untuk Elliot Anderson
-
Isyarat PSSI: Debut John Herdman di Timnas Indonesia Tanpa Pemain Naturalisasi Baru
-
Peringkat 154 Dunia Jadi Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Format Pertandingan
-
AS Roma Tetapkan Standar Gaji Baru, Paulo Dybala Berpotensi Hengkang Akhir Musim
-
Sanksi AFC Hantui Usai Gelaran Piala Asia Futsal 2026, PSSI Tegaskan Tak Banding
-
John Herdman Wajib Tahu! Pelatih Belanda Soal Jael Pawirodihardjo: Dia Masuk, Dia Cetak Gol
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, PSSI Buka Suara soal Naturalisasi Baru
-
Heboh Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League, PSSI Ikut Bayar Gaji?
-
Febri Hariyadi Akhiri Masa Lajang, Nikahi Selebgram Marsha Hamrah
-
Ordal PSSI Sebut John Herdman 'Lucu' Jika Tambah Pemain Naturalisasi Tanpa Cek Talenta Lama