Suara.com - Persija Jakarta harus berkandang di Bali untuk dua pertandingan home Liga 1 2023/2024 ke depan. Situasi tersebut diakui winger Persija Riko Simanjuntak jadi tantangan tersendiri.
Persija memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali untuk pertandingan kandang melawan Madura United (22/2/2024) dan Dewa United (3/3/2024).
Persija tidak bisa tampil di Jakarta karena situasi yang disebut manajemen Macan Kemayoran tidak memungkinkan kendati alasannya tak dijelaskan secara rinci.
Saat Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi tengah direnovasi, Persija sejatinya punya opsi untuk menggunakan salah satu dari dua stadion megah di ibu kota yakni Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium.
Riko Simanjuntak menjelaskan tampil di Bali tentu berbeda dengan tampil di Jakarta dan sekitarnya. Namun, dia menegaskan tantangan itu harus diatasi oleh seluruh pemain.
“Dua laga kandang terdekat akan sedikit berbeda dari biasanya karena kami harus bermain di Bali. Meski begitu, kami tetap fokus untuk meraih hasil maksimal, tiga poin," ujar Riko dilansir dari laman resmi klub, Rabu (14/2/2024).
Mantan pemain Semen Padang FC itu mengatakan bahwa lokasi pertandingan tak akan mereduksi motivasi para pemain untuk memberikan yang terbaik di pertandingan.
“Di mana pun kami bermain, kami semua akan berjuang sekuat tenaga untuk lambang Monas di dada dan Jakmania. Mohon doa dan dukungannya,” ucap Riko.
Baca Juga: Nasib Miris Dua Pemain Bali United, Tak Bisa Bermain di Liga 1 Musim Ini Usai Dipinjam Klub Liga 2
Sementara itu, Liga 1 2023/2024 sedang libur sejenak karena adanya Pemilu 2024. Persija sedang kesusahan menembus papan atas klasemen.
Tim berjuluk Macan Kemayoran itu kini menduduki posisi sembilan dengan 32 poin. Tersisa 10 laga lagi bagi Persija mencari angka sebanyak-banyaknya untuk menembus empat besar alias championship series.
Jarak antara Persija dengan posisi empat saat ini yaitu Bali United adalah sembilan poin. Selain tidak boleh kehilangan poin, tim asuhan Thomas Doll sambil berharap klub di atasnya terpeleset.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!