Suara.com - Shin Tae-yong bongkar strategi Timnas Indonesia di masa depan bakal terus pakai pemain naturalisasi dalam jumlah besar. Menurut Shin Tae-yong itu adalah cara efektif.
Hal itu diungkapkan Shin Tae-yong dalam wawancara dengan media Korea Selatan, Best Eleven.
"Shin Tae-yong, pelatih timnas sepak bola Indonesia, mengutarakan niatnya untuk terus menggunakan pemain timnas Indonesia ras campuran dalam jumlah besar di masa depan," tulis Best Eleven.
BACA JUGA: Kembali Main! Asnawi Mangkualam Jadi Pemain Pengganti Bantu Port FC Hajar Trat
Sehingga Shin Tae-yong pun akan langsung mencarinya di Eropa.
Shin Tae-yong mengaku tidak mudah mencampur pemain lokal dan naturalisasi.
"Ketika ditanya bahwa tampaknya tidak mudah untuk memasukkan pemain lokal dan pemain naturalisasi ras campuran, ia mengakui kesulitannya sendiri," tulis Best Eleven.
Shin Tae-yong akan menyambi menjadi pencari bakat. Dia berencana untuk berkeliling Belanda selama dua pekan demi menemukan 'harta karun' alias pemain keturunan potensial untuk skuad Garuda.
BACA JUGA: Bristol Rovers Menggila saat Elkan Baggott Jadi Starter
Saat ini, Shin Tae-yong masih berada di kampung halamannya, Korea Selatan. Ia sedang libur sejenak setelah memimpin Timnas Indonesia di Piala Asia 2023.
Tidak dijelaskan kapan STY akan memulai petualangannya mencari pemain di Belanda. Namun yang jelas, pelatih 53 tahun itu tidak akan asal ambil pemain.
Shin Tae-yong menambahkan akan kesulitan menjaring pemain-pemain keturunan Indonesia di luar negeri. Pasalnya, mereka jarang mendapat menit bermain.
Timnas Indonesia era STY memang banyak mengandalkan pemain keturunan. Sederet nama sudah bahkan ditempuh lewat naturalisasi seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Jay Idzes.
Terdekat, Timnas Indonesia akan berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Vietnam. Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 21 Maret 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus
-
Eks Waka PPATK Desak Tim 9 Usut Asal-usul Emas 74 Kg Milik Febrie Adriansyah
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air
-
Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius
-
Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya
-
Ulasan Novel Cinta di Dalam Gelas, Keberanian Maryamah Menantang Juara Catur
-
6 Sunscreen Mengandung Ceramide untuk Perbaiki Skin Barrier Rusak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Profil dan Peran Don Ritto dalam Kasus TPPU Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Horor dan Bikin Merinding! BabyMonster Rangkul Jati Diri di MV Lagu Moon
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan