Suara.com - Berikut deretan pelatih gaek asal Jerman yang bisa ditunjuk PSSI untuk menjadi Direktur Teknik (dirtek) Timnas Indonesia.
Saat ini, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia tengah gencar mencari sosok yang tepat untuk mengisi kursi dirtek yang kini ditempati oleh Indra Sjafri.
Hanya saja, Indra Sjafri saat ini juga berperan sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Sehingga, PSSI ingin mencari dirtek baru agar Indra Sjafri fokus dengan Timnas U-20.
Semula, PSSI sempat memiliki dirtek asing pada diri Frank Wormuth. Akan tetapi, pria asal Jerman itu hanya dikontrak selama empat bulan.
Dalam pencarian dirtek baru, PSSI melalui Ketua Umum-nya, Erick Thohir, mengaku tengah mencari dirtek baru untuk membantu Shin Tae-yong, Indra Sjafri, dan Satoru Mochizuki.
Pria yang juga Menteri BUMN itu mengaku bahwa dirinya ingin menggaet dirtek yang berasal dari Jerman, seiring adanya kerjasama dengan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Karenanya, ada deretan pelatih gaek Jerman yang bisa didekati oleh PSSI untuk menjadi dirtek baru Timnas Indonesia. Siapa saja para pelatih gaek itu?
1. Felix Magath
Nama Felix Magath bisa dipertimbangkan oleh Erick Thohir untuk mengisi kursi dirtek di PSSI, mengingat pengalamannya yang segudang di kancah sepak bola.
Pria yang kini berusia 70 tahun itu merupakan mantan pelatih tim-tim Bundesliga, dan juga pernah mengisi jabatan strategis seperti Direktur Olahraga di berbagai klub.
Sebagai pelatih, Felix Magath dikenal punya ciri khas permainan yang unik dan bisa membantu Timnas Indonesia. Terlebih dengan kiprahnya yang sanggup meraih titel bergengsi dalam kariernya.
2. Joachim Low
Tak ada yang meragukan kapasitas Joachim Low sebagai pelatih, mengingat kiprahnya yang pernah membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia.
Saat ini, Joachim Low tengah menganggur pasca mundur dari kursi kepelatihan Jerman per 2021 lalu. Sehingga, namanya bisa dipertimbangkan oleh Erick Thohir untuk mengisi kursi dirtek.
Dengan pengalaman melatihnya, pria yang kini berusia 64 tahun itu pun bisa membantu tim kepelatihan Timnas Indonesia dari hal taktik hingga memberikan pelatihan ke para pelatih di daerah.
Berita Terkait
-
Striker Keturunan yang Ngebet Bela Timnas Indonesia Ikut Andil Bikin 'Bencana' untuk Klub Ivar Jenner
-
Timnas Vietnam Sedang Tidak Baik-baik Saja, Titik Kelemahan Mereka Ini Harus Jadi Perhatian Shin Tae-yong
-
Prioritaskan Tinggi Postur Pemain, Ini Penjelasan Pelatih Timnas U-16, Nova Arianto
-
Detik-detik Bencana Jong Utrecht Dibantai di Kandang saat Ivar Jenner Main Fulltime
-
Kisruh Antara Timnas Indonesia U-23 dan Klub Liga 1, Ini Tanggapan Menpora RI
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim