Suara.com - Melihat perbandingan gaji Justin Hubner yang baru gabung Cerezo Osaka dengan koleganya di timnas Indonesia, Pratama Arhan yang sempat berkarier bersama Tokyo Verdy.
Justin Hubner resmi dipinjamkan Wolverhampton Wanderers ke klub Jepang, Cerezo Osaka. Kabar ini menjadi kejutan.
Kepindahan bek berusia 20 tahun ini menuai pro kontra. Ada yang mendukung karena Hubner masih muda dan bermain di Cerezo Osaka bisa meningkatkan pengalaman mentas di ajang kompetitif.
Namun banyak yang menganggap kemunduran. Apalagi beberapa pemain Indonesia di Jepang jarang diberi kesempatan, terbaru Pratama Arhan.
Selain itu pro kontra itu, yang menarik lagi adalah gaji yang bakal didapat Hubner. Apakah ia bisa mengantongi lebih besar ketimbang Pratama Arhan?
Menurut laman Footy Stats, rata-rata pemain J1 League 2024 memiliki gaji 373 ribu euro atau setara Rp6,3 miliar. Atau jika dihitung perbulan maka Rp525 juta.
Itu besaran angka yang mungkin diterima oleh Justin Hubner. Namun, bisa saja berbeda jika bek berusia 20 tahun ini masih ditanggung oleh Wolves.
Sedangkan untuk Pratama Arhan yang mentas di J2 League memiliki rata-rata 4-5 juta yen atau setara Rp400-500 juta per musim. Artinya per bulannya adalah Rp41,6 juta.
Meski begitu, Arhan kini sudah bukan pemain Tokyo Verdy lagi. Ia cabut hengkang ke klub kasta tertinggi Korea Selatan, Suwon FC.
Berita Terkait
-
Dua Pemain Timnas Indonesia yang Jalani Ramadan Pertama bareng Istri
-
Skuad Lengkap Cerezo Osaka di J1 League 2024 Setelah Justin Hubner Gabung
-
Ngeri Banget! Justin Hubner Satu Tim dengan Bekas Bintang Manchester United di Cerezo Osaka
-
4 Pemain Indonesia dan Keturunan sebelum Justin Hubner di Liga Jepang, Semua Gagal Bersinar
-
2 Fakta Justin Hubner yang Kini Berkarier di Liga Jepang Bersama Cerezo Osaka
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026