Suara.com - Jelang duelnya kontra Timnas Indonesia, Vietnam mengirim seorang mata-mata untuk menyusup dan memantau sesi latihan skuad Garuda.
Momen tersebut terekam kamera dan diunggah oleh akun @pemain.keduabelass di media sosial Instagram, Senin (18/3) kemarin.
Dalam unggahannya tersebut, akun @pemain.keduabelass memberikan label ‘Penyusup’ terhadap seseorang yang menggunakan jaket Vietnam di pinggir lapangan.
Terlihat dalam tayangan yang beredar itu, pria yang mengenakan jaket Vietnam itu seakan tengah melakukan Video Blogging (Vlogging) melalui layar Smartphone yang digenggamnya.
Kehadiran ‘penyusup’ itu pun menjadi buah bibir di kalangan netizen. Sebagian besar merasa heran mengapa orang berjaket Vietnam itu bisa masuk ke sesi latihan.
Kebingungan netizen pun lantas terjawab setelah diketahui bahwa sosok berjaket Vietnam yang masuk ke sesi latihan Timnas Indonesia adalah seorang jurnalis media bernama Minh Hai Sport.
Lewat akun FaceBook-nya, Vlog Minh Hai, pria berjaket Vietnam itu mengunggah video dirinya melakukan Vlogging di pinggir lapangan saat Timnas Indonesia menjalani sesi latihan.
Adapun pertanyaan mengapa dirinya bisa masuk tak bisa lepas dari fakta bahwa sesi latihan Timnas Indonesia kemarin merupakan sesi latihan terbuka yang bisa dihadiri oleh jurnalis.
Dalam Vlogging yang diunggahnya di FaceBook itu, jurnalis Vietnam tersebut memperlihatkan alat-alat yang digunakan Timnas Indonesia untuk berlatih.
Baca Juga: Pelatih Dewa United Turut Soroti Timnas Indonesia Rasa Belanda di Rezim Shin Tae-yong
Dalam satu momen, terlihat jurnalis Vietnam itu sempat diusir oleh salah satu staf pelatih Timnas Indonesia karena merekam alat-alat latihan.
Terlepas dari kehadiran ‘mata-mata’ itu, Timnas Indonesia sendiri saat ini tengah menjalani pemusatan latihan sebelum menjamu Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (21/3).
Jelang laga ini, Timnas Indonesia sendiri dipastikan tak diperkuat oleh tiga pemain yakni Jordi Amat, Elkan Baggott, dan Asnawi Mangkualam.
Jordi Amat dan Elkan Baggott sendiri harus absen karena mengalami cedera, sedangkan Asnawi tak bisa bermain di GBK karena akumulasi kartu.
Meski begitu, Timnas Indonesia juga mendapat kabar bahagia setelah Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen telah sah menjadi WNI.
Kedua pemain keturunan itu telah diambil sumpahnya pada Selasa (19/3) dini hari WIB dan tinggal menunggu perpindahan federasi saja.
Di samping itu, Timnas Indonesia dipastikan akan diperkuat dua pemain naturalisasi baru yakni Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On jelang kontra Vietnam.
Alhasil, absennya Jordi Amat dan Elkan Baggott pun dirasa takkan jadi masalah besar bagi Shin Tae-yong, mengingat hadirnya Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Pelatih Dewa United Turut Soroti Timnas Indonesia Rasa Belanda di Rezim Shin Tae-yong
-
Timnas Indonesia vs Vietnam: STY Fokus Matangkan Taktik Hari Ini
-
Tidak Ragu Coret 3 Pemain, Kedalaman Skuad Timnas Indonesia Bisa Dibuktikan dari Sini
-
Attitude Jay Idzes Dapat Pujian saat Temui Fans usai Latihan Perdana di Timnas Indonesia
-
Darurat Bek Kiri! 3 Pemain yang Dipanggil STY Semuanya Berbekal Catatan Minor
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan