Suara.com - Bek sentral Timnas Indonesia, Rizky Ridho mengaku tidak takut bersaing dengan dua pemain anyar dalam memperebutkan posisi utama di lini belakang skuad Garuda. Dua pemain tersebut adalah Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes.
Setelah resmi dinaturalisasi, Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes merupakan dua nama baru yang masuk skuad Timnas Indonesia untuk menghadapi Vietnam dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran kedua Grup F pada 21 dan 26 Maret 2024.
Nathan Tjoe berposisi asli bek kiri, namun pemain berusia 22 tahun ini juga fasih beroperasi sebagai bek tengah. Sementara itu, Jay Idzes adalah bek sentral asli yang main reguler di Italia bersama klub divisi dua, Venezia.\
Tentu kehadiran dua pemain ini menghadirkan persaingan bagi Rizky Ridho untuk satu posisi di sentral pertahanan Timnas Indonesia, entah itu dengan skema dua atau tiga bek tengah.
Persaingan semakin berat ke depannya karena di posisi bek tengah juga ada Elkan Baggott dan Jordi Amat. Bahkan ada juga Sandy Walsh dan Justin Hubner yang juga bisa main di posisi ini.
"Ya, enggak apa-apa. Justru bagus menurut saya karena saya bisa belajar banyak tentang mereka dan dari mereka. Mereka juga lebih berpengalaman dari saya," tutur Ridho soal persaingan internal di sektor pertahanan Timnas Indonesia.
Sementara itu, terkait pertandingan melawan Vietnam, bek berusia 22 tahun milik Persija Jakarta itu optimistis Timnas Indonesia akan menampilkan permainan terbaik. Ini karena skuad Garuda punya modal kemenangan di Piala Asia 2023 di Qatar pada Januari 2024 lalu.
Saat itu, Timnas Indonesia menang tipis 1-0 atas Vietnam di fase grup dengan gol kemenangan tim Merah Putih dicetak oleh Asnawi Mangkualam melalui titik putih di babak pertama.
"Ya kalau untuk saat ini saya percaya diri saja karena sekarang (pemain-pemain) yang dipanggil coach Shin Tae-yong semua bagus, berkualitas. Ditambah pemain naturalisasi, mereka memiliki kemampuan dan pengalaman lebih baik," pungkas mantan bintang Persebaya Surabaya itu.
Berita Terkait
-
Mitchell Baker Makin Ganas Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan
-
Vietnam Kehilangan Poin, Timnas Indonesia Bisa Ambil Alih Grup A Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste, John Herdman Terpesona dengan Debut Tim Geypens
-
Timnas Indonesia Tumbangkan Timor Leste, Shayne Pattynama Langsung Tantang Vietnam di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Buruh Warning DPR: Agustus Diprediksi Ada Kerusuhan Besar, Situasi Sangat Rawan
-
Kejagung 3 Jam Geledah Rumah Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kepala BGN Gemas Program MBG Dikritik Gara-gara Sekolah Rusak: Yang Dulu ke Mana?
-
NIK dan IKD Jadi Fondasi Transformasi Digital Pemerintah, Perkuat Integrasi Layanan Publik
-
Dorong PMI Jadi Wirausaha Mandiri, BRI Hadirkan Pelatihan Bisnis dan Literasi Keuangan di Taiwan