BBFC Naik Level, Lapangan Berstandar FIFA Resmi Dibuka untuk Cetak Talenta Muda Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 15:58 WIB
Ilustrasi lapangan sepak bola. (Dok: Pexels.com)
  • Akademi Binna Banua FC meresmikan lapangan sintetis baru di Pusdik Lantas pada Kamis, 17 September 2026.
  • Akademi Binna Banua FC menerapkan kurikulum baru berlisensi AFC/PSSI serta filosofi FILANESIA untuk pembinaan pemain muda.
  • Akademi Binna Banua FC menjalin kolaborasi internasional dengan klub asal Jerman, yaitu FC Bayern.

Suara.com - Akademi Sepakbola Binna Banua FC (BBFC) memperkuat program pembinaan pemain usia dini dengan menghadirkan fasilitas latihan baru. Lapangan Sepak Bola BBFC Pusdik Lantas resmi mulai dioperasikan pada Kamis (17/9/2026).

Lapangan tersebut menggunakan rumput sintetis berkualitas tinggi yang telah tersertifikasi dan dilengkapi sistem drainase modern. Fasilitas ini disiapkan untuk menciptakan lingkungan latihan yang aman, profesional, dan mendukung perkembangan pemain sejak usia dini.

Direktur Teknik BBFC, Gendut Doni, mengatakan fasilitas latihan menjadi salah satu elemen penting dalam proses pengembangan pemain muda.

“Kami percaya bahwa pembinaan pemain muda yang berkualitas harus dimulai dari fasilitas yang memadai. Dengan adanya lapangan berstandar FIFA ini, para siswa BBFC dapat mengasah keterampilan teknik dasar hingga taktik dalam kondisi lapangan yang ideal,” ujar Gendut Doni.

BBFC Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini dengan Lapangan Berstandar FIFA (Suara.com/Prasetyo Nugraha)

Peresmian lapangan baru tersebut juga diikuti dengan pengenalan kurikulum latihan baru. Kurikulum ini mengadopsi standar metodologi kepelatihan berlisensi AFC/PSSI.

Program latihan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknik. Para pemain juga mendapatkan materi pemahaman taktik, pengembangan daya tahan fisik, hingga pembentukan mentalitas.

Materi latihan disesuaikan dengan tahapan perkembangan pemain. Untuk kelompok U9, misalnya, program lebih diarahkan pada penguasaan bola atau ball mastery, kelincahan, serta koordinasi.

Sementara pemain berusia di atas U12 mulai mendapatkan materi teknik dan taktik yang lebih berkembang. Kemampuan individu kemudian diarahkan agar dapat diterapkan dalam permainan secara tim.

Gunakan Filosofi Sepak Bola Indonesia

Dalam menjalankan pembinaan, BBFC menggunakan metode FILANESIA. Filosofi tersebut merupakan kurikulum dan fondasi taktis sepak bola yang diciptakan PSSI sebagai ciri khas karakter permainan tim nasional Indonesia.

Melalui pendekatan tersebut, program BBFC diarahkan untuk meningkatkan kemampuan individu sekaligus memperkenalkan pemahaman taktik permainan kepada pemain sejak usia dini.

Pembentukan karakter juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan. BBFC memberikan kesempatan yang sama kepada pemain untuk berlatih, bermain, dan bersaing sehingga mereka dapat mengembangkan potensi masing-masing.

BBFC merupakan lembaga pembinaan sepak bola usia dini yang berfokus pada pengembangan bakat, karakter, dan sportivitas anak-anak Indonesia. Akademi ini berpusat di Jakarta dan memiliki cabang di Cilacap.

Program latihan BBFC didukung jajaran pelatih dengan lisensi A-Pro, A, B, C, dan D. Sejumlah pelatih juga memiliki pengalaman di sepak bola profesional dan tim nasional Indonesia.

Perkuat Fasilitas dan Kolaborasi Internasional

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com