Suara.com - Bek Timnas Vietnam, Do Duy Manh, menjadi sasaran kekesalan netizen setelah sempat melontarkan sindiran untuk Timnas Indonesia. Dia tetap menjadi incaran meskipun namanya sudah dicoret dari skuad Timnas Vietnam.
Apabila mengunjungi akun Instagramnya, ada banyak sekali komentar jahat yang dilayangkan oleh netizen Indonesia dalam berbagai unggahan foto Do Duy Manh. Hal ini tak terlepas dari sindirannya terhadap Timnas Indonesia.
Pasalnya, bek asal klub kasta tertinggi Liga Vietnam, Hanoi FC, itu menyoroti ada banyaknya pemain-pemain naturalisasi yang mendapatkan panggilan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Banyaknya pemain naturalisasi yang mayoritas kelahiran Belanda ini membuat Do DUy Manh merasa bingung apakah sebetulnya Timnas Vietnam menghadapi Timnas Belanda alih-alih Timnas Indonesia.
“Melalui informasi di media, saya mendapat kabar Indonesia akan diperkuat 11 pemain naturalisasi. Saat ini Timnas Indonesia diperkuat banyak pemain abroad yang memiliki kualitas baik,” kata Do Duy Manh dikutip dari Soha.
“Kadang-kadang kami bercanda satu sama lain (antarpemain Timnas Vietnam), kami tidak tahu apakah kami akan menghadapi Indonesia atau Belanda,” ujar bek kelahiran 29 September 1996 tersebut.
Setelah menyampaikan pendapat tersebut, Do Duy Manh langsung menjadi sasaran serangan netizen Indonesia. Di sejumlah unggahan di akun Instagramnya, sudah ada banyak komentar yang dipenuhi netizen Indonesia.
Namun, setelah komentarnya itu ramai di media sosial, Do May Manh akhirnya harus gigit jari karena dicoret pelatih Timnas Vietnam, Philippe Troussier, yang menentukan skuad final Timnas Vietnam.
Dari total 33 nama pemain yang sebelumnya dipanggil untuk mengikuti persiapan, Philippe Troussier hanya membawa 28 nama pemain untuk menyambangi Timnas Indonesia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Media Vietnam Protes Golden Star Tak Dapat Izin Latihan di SUGBK H-1 Jelang Hadapi Timnas Indonesia
Do Duy Manh menjadi salah satu nama yang dicoret oleh pelatih asal Prancis itu. Jika melihat berbagai alasan yang diungkap media setempat, pemain berusia 27 tahun itu tidak dalam kondisi fit untuk bertanding.
Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, pertemuan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ini bakal berlangsung dalam dua pertandingan secara beruntun.
Untuk pertandingan pertama, alias matchday ketiga di Grup F, skuad Merah Putih akan terlebih dahulu menjamu Vietnam di kandangnya pada 21 Maret 2024. Baru pada matchday ketiga yang berlangsung 26 Maret 2024, duel berlangsung di markas Vietnam.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Media Vietnam Protes Golden Star Tak Dapat Izin Latihan di SUGBK H-1 Jelang Hadapi Timnas Indonesia
-
Bakal Main Tanpa 2 Kapten Utama, Siapa Pemimpin Pasukan Garuda di Laga Pertama Kontra Vietnam?
-
Nova Arianto Paparkan Mimpi tentang Timnas Indonesia U-16 Saat Dikunjungi Erick Thohir
-
Kadek Arel Belum Bisa Gabung Latihan bersama Timnas Indonesia U-20, Kenapa?
-
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Risiko Cedera Jika Puasa Ramadan Jelang Lawan Vietnam
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma