Suara.com - Kemenangan atas Vietnam berarti sangat masif buat Timnas Indonesia. Kini, Timnas Indonesia di ambang menyalip Malaysia di rangking FIFA, untuk pertama kalinya sejak tahun 2017 silam.
Dalam matchday 3 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua, Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (22/3/2024).
Meskipun tertekan pada babak pertama, Timnas Indonesia bangkit di babak kedua dengan gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-52.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia menduduki posisi kedua di klasemen sementara Grup F dengan 4 poin, membuka lebar-lebar kans untuk lolos ke putaran berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini.
Perolehan poin tambahan sebesar 15,37 pun membuat Indonesia naik lima peringkat ke posisi 138 dunia dalam ranking FIFA dengan total 1.088,03 poin.
Sementara itu, Malaysia menelan kekalahan 0-2 dalam pertandingan Grup D melawan tuan rumah Oman.
Meski peluang mereka masih terbuka lebar untuk lolos ke putaran berikutnya di kualifikasi ini, Malaysia turun dua peringkat dari posisi 132 menjadi 134 di rangking FIFA. Perolehan poin mereka juga berkurang dari 1.110,17 menjadi 1.103,90.
Pada matchday 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua, Timnas Indonesia Indonesia akan bertandang ke Vietnam pekan depan, sementara Malaysia akan menjamu Oman.
Jika Timnas Indonesia berhasil menang dan Malaysia kalah dari Oman, Indonesia akan melampaui sang rival bebuyutan dalam poin dan posisi di ranking FIFA.
Baca Juga: Bukan Marselino Ferdinan, Jay Idzes Man of the Match Sebenarnya Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
Jika Indonesia menang di markas Vietnam, skuad Garuda akan mendapat tambahan 14,67 poin, sehingga total poin mereka menjadi 1.102,7.
Dan jika Malaysia kalah dari Oman, poin mereka akan berkurang sebanyak 7,68 sehingga total poin menjadi 1.096,22.
Ya, Timnas Indonesia bisa menyalip Malaysia untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir di ranking FIFA.
Tujuh tahun lamanya, posisi Malaysia di ranking FIFA lebih baik dibandingkan Timnas Indonesia yang tak lepas dari terkena sanksi beberapa tahun lalu.
Pada 2017 lalu, Timnas Indonesia berada di peringkat 162 dunia, sementara Malaysia duduk di posisi 174 di ranking FIFA.
Namun, setelah itu Harimau Malaya --julukan Timnas Malaysia-- menunjukkan konsistensi dengan terus naik hingga peringkat terbaru saat ini.
Sementara di sisi lain, skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- naik turun sebelum dipegang Shin Tae-yong sebagai pelatih pada 2020 lalu.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Siapa yang Lebih Tinggi? Mitchell Baker Unggul Tipis dari Elkan Baggott
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini
-
Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air