Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yakin anak asuhannya tidak akan gemetar saat berhadapan dengan Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (26/3/2024). Sebab, skuad Garuda saat ini sudah canggih dari sebelum-sebelumnya.
Secara statistik, Timnas Indonesia sudah 20 tahun tak bisa mengalahkan Vietnam di My Dinh. Pelatih Shin Tae-yong pun kesulitan ketika bermain di stadion tersebut.
Terakhir Timnas Indonesia bermain melawan Vietnam di My Dinh yakni saat babak semifinal Piala AFF 2022. Ketika itu Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-2.
Sebelum itu, STY sempat kalah juga dari Vietnam di kandang mereka pada ajang SEA Games 2022. Ketika itu, skuad Garuda Muda tunduk 0-3.
Shin Tae-yong mengatakan timnya saat itu berbeda dengan yang sekarang. Untuk laga besok, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan lebih berpengalaman dalam bertanding.
"Dua tahun yang lalu di SEA Games, tim saya kalah dari Vietnam. Namun, saat itu, para pemain saya masih muda dan belum berpengalaman," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers jelang laga.
"Saya yakin saat ini, mereka sudah cukup siap menghadapi perjalanan sebagai tamu di Vietnam," sambungnya.
Shin Tae-yong sadar laga ini begitu penting buat Timnas Indonesia. Oleh sebab itu, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan harus serius mencari tiga poin.
Kemenangan bisa menjaga asa Timnas Indonesia lolos ke babak selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona. Sulit, namun peluang tetap ada.
Baca Juga: Leg Kedua Indonesia vs Vietnam, Pasukan Garuda Harus Waspadai Misi Balas Dendam Tuan Rumah
"Pertandingan besok bisa dianggap sebagai pertandingan terpenting tahun ini dan kami di sini untuk menang," ucapnya.
"Mungkin banyak pemain Indonesia yang masih belum berpengalaman, namun saya sadar mereka punya keinginan dan kemampuan untuk menghadirkan performa terbaik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?