Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menerangkan bahwa Ketua Umum Erick Thohir akan segera melakukan proses naturalisasi terhadap dua pemain keturunan. Lantas, apakah salah satunya Calvin Verdonk?
Arya Sinulingga masih menutup rapat nama kedua pemain tersebut. Ia ingin semuanya sudah pasti dengan ditandai kehadiran pemain yang bersangkutan ke Tanah Air.
"Sesuai kata pak ketum (Erick Thohir) mudah-mudahan akan ada dua pemain yang diproses dalam waktu dekat," kata Arya selepas buka bersama dengan PSSI Pers, Selasa (2/4/2024).
Baca Juga: Pantas Dilirik PSSI, Calvin Verdonk Ternyata Pernah Main Bareng dengan Sosok Legendaris Ini
"Pertama mereka harus datang ke sini dulu karena mereka harus pergi ke kedubesnya untuk menyatakan ingin pindah kewarganegaraan. Yang kedua harus tes kesehatan dan lain-lain. Setelah itu harus dicari waktu liburnya dia."
"Teman-teman kan tahu prosesnya, pas FMD (FIFA matchday) biasanya. Kita sedang cari celahnya siapa tahu ada bulan-bulan tertentu dia bisa pergi dan ini yang sedang diusahakan Pak Erick agar prosesnya jalan."
"Setelah itu baru ke BIN, Kemenpora, Mensesneg, DPR, presiden, dan sumpah. Mudah-mudahan bisa bagus prosesnya karena naturalisasi membuat tingkat permainan kita semakin baik," jelasnya.
Ketika disinggung dengan nama Calvin Verdonk, Arya tidak mau menjawabnya. Ia meminta untuk menunggu kepastiannya.
"Saya enggak mau ngomong Calvin. Yang pasti kalau dia belum sampai ke Indonesia kami gak mau ngomong, kami gak mau janji karena ada prosesnya," pungkasnya.
Baca Juga: Agenda Lengkap Timnas Indonesia Bulan April, Tiket Olimpiade Jadi Fokus
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali