Suara.com - Muhammad Tahir dari PSBS Biak menciptakan kontroversi dalam komunitas sepak bola Indonesia pekan ini dengan kritiknya terhadap pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.
Keberadaan pemain seperti Sandy Walsh, Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, dan Marc Klok dalam skuad Timnas Indonesia mengecewakan Tahir.
Hal ini membuat Tahir menantang PSSI menggelar laga lokal kontra naturalisasi. Penasaran apa saja dua fakta pemain PSBS Biak yang tantang laga lokal kontra naturalisasi? Ini ulasannya.
Kecewa karena Kompetisi dalam Negeri Makin Terpinggir
Muhammad Tahir mengungkapkan kekhawatiran bahwa persaingan dalam liga domestik semakin terpinggirkan karena menjadi sumber utama pemain untuk Timnas Indonesia.
"Sekarang kita memiliki terlalu banyak pemain naturalisasi di skuad Timnas Indonesia," kata Tahir yang dikutip dari kanal YouTube Akmal Marhali.
"Sangat disayangkan kita menyelenggarakan kompetisi di dalam negeri, tapi untuk apa?" tambahnya.
Bicara Soal Rasa Bangga
Muhammad Tahir menyatakan bahwa pemain lokal memiliki keunggulan untuk memenangkan pertandingan melawan pemain naturalisasi, karena menurutnya, rasa bangga mereka terhadap lambang Garuda lebih tinggi.
"Semua pemain pasti bangga bisa bermain untuk Timnas," kata Tahir, yang baru-baru ini membawa PSBS Biak promosi ke Liga 1 2023/2024.
Menurutnya, kemenangan bagi pemain lokal hanya masalah waktu.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak