Suara.com - Gelandang keturunan Indonesia yang saat ini berkarier di Liga Primer Inggris bersama Crystal Palace, Jairo Riedewald, dikabarkan telah menolak tawaran Timnas Suriname karena ingin memperkuat Timnas Indonesia.
Belakangan ini, nama Jairo Riedewald memang sedang naik daun di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, dia adalah salah satu pemain potensial yang bisa dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Hal ini tak terlepas dari status pemain berusia 27 tahun itu yang saat ini menjadi penggawa klub kasta tertinggi Liga Inggris. Jairo Riedewald sudah bermain bersama Crystal Palace sejak direkrut dari Ajax Amsterdam pada Juni 2017.
Kabar ini disampaikan oleh seorang warga negara Suriname yang diketahui memiliki darah keturunan Jawa, Isdiharto, di media sosial. Dia menulis, Riedewald tampaknya sudah menolak tawaran untuk bermain bersama Timnas Suriname.
Alasannya, pemain kelahiran Belanda itu lebih tertarik untuk memperkuat Timnas Indonesia yang juga mengincarnya. Isdiharto memang terlihat cukup antusias dengan pemain-pemain keturunan Jawa yang bermain untuk Timnas Suriname.
Bahkan, dia menyebut sosok pemain bernama Bruce Diporejo. Jika dilihat dari nama belakangnya, Diporejo memang sangat identik dengan nama Jawa. Pemain keturunan Indonesia ini sempat memperkuat Timnas Suriname sejak tahun 2015.
“Brian Tevreden, yang menjadi pemantau bakat pemain-pemain Belanda yang berasal dari Suriname, mengatakan bahwa Riedewald telah menolak bermain untuk Suriname,” tulis akun X, @Isdiharto_ks.
“Riedewald mungkin akan mempertimbangkan Indonesia. Saya sangat menginginkannya untuk Suriname, karena Wong Jawa terakhir yang bermain untuk Suriname adalah Bruce Diporejo pada 2017,” tambahnya.
Mantan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, sebetulnya memang sudah sempat mengisyaratkan ketertarikan Jairo Riedewald untuk menjalani proses naturalisasi demi memperkuat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Tak Seganas Seniornya, Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 Telan Dua Kekalahan Beruntun
Menurut Hasani, ada orang yang mengaku sebagai sepupu kakek Jairo yang telah menghubunginya. Memang, diakui Hasani, komunikasi ini masih sebatas pembicaraan informal, belum ada kepastian yang konkret.
Sebagai informasi, Jairo Riedewald merupakan pemain yang memiliki banyak darah keturunan. Eks pemain Timnas Belanda ini mendapatkan tiga darah campuran sekaligus, yakni Belanda, Suriname, dan Indonesia.
Ayahnya disebut-sebut berasal dari Suriname. Sedangkan ibunya memiliki darah campuran Belanda-Indonesia. Garis keturunan Indonesia ini diperoleh dari neneknya yang berasal dari Manado.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Tak Seganas Seniornya, Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 Telan Dua Kekalahan Beruntun
-
Nathan Tjoe-A-On Ungkap Sang Kakek Saksikan Debutnya di Timnas Indonesia: Dia Sangat Bangga
-
Peta Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di Grup A Piala Asia U-23 2024
-
Bukan Pemain Abroad, Bek BRI Liga 1 Ini Jadi yang Termahal di Timnas Indonesia U-23
-
Mengulas Kekuatan Australia, Lawan Timnas Indonesia di Grup A Piala Asia U-23 2024
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan