Suara.com - Gelandang keturunan Indonesia yang kini berkarier di Premier League, Jairo Riedewald, sebetulnya sudah sempat mengunjungi Indonesia saat dia muda. Bahkan, saat itu dia sempat bertemu kakeknya di Jakarta.
Momen itu terjadi ketika Jairo Riedewald masih bermain bersama klub yang membesarkan namanya, Ajax Amsterdam, tepatnya ketika dia baru saja mendapatkan tiket promosi ke tim utama pada 2014.
Dalam sebuah tur pramusim yang berlangsung untuk menyambut musim 2014/2015, Ajax Amsterdam ketika itu menantang dua tim besar asal Indonesia, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Masih Mending, Negara ASEAN Ini Dibantai 6-1 oleh Arab Saudi
Saat itu, Jairo Riedewald yang saat itu baru berusia 18 tahun ikut dibawa pelatih Frank de Boer bersama pemain-pemain bintang Ajax lainnya seperti Siem de Jong, Bojan Krkic, Christian Poulsen, dan lain-lain.
Dalam sebuah video berjudul “Jairo Bertemu Keluarganya di Indonesia” yang diunggah oleh kanal YouTube Ajax Amsterdam, Jairo saat itu berjumpa dengan saudara sepupu dari neneknya yang masih berada di Indonesia.
“Beliau ini adalah saudara sepupu dari nenek saya. Tadi diberitahu ada tamu menunggu di bawah, ternyata benar dia memang saudara saya. Tentu saja senang bisa berjumpa,” kata Jairo dikutip dari kanal YouTube Ajax.
“Ternyata dia dahulu juga bermain sepak bola. Jadi, ada darah sepak bola di keluarga,” pemain yang berlatih bersama tim junior Ajax dari 2018 hingga 2014 itu menambahkan.
Ketika itu, kakek Jairo juga menceritakan latar belakangnya yang pernah bermain sepak bola. Dia juga menyampaikan harapannya agar Jairo bisa terus berkembang dan menjadi pemain bintang di Liga Belanda.
Baca Juga: Gelandang Timnas Wanita U-17 Komentari Gaya Melatih Satoru Mochizuki
“Saya dahulu juga bermain sepak bola di tim Maluku All Star. Mohon di Bandung cetak gol ya. Kami harus berjanji bisa mencetak gol. Saya akan melihat kami dua sana,” ujarnya.
“Dia adalah cucu saya yang baik. Jairo, saya harap kami menjadi pemain bagus. Seperti Ruud Gullit dan Marco van Basten,” tambah kakek dari Jairo Riedewald tersebut.
Mantan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, memang sudah sempat mengisyaratkan ketertarikan Jairo Riedewald untuk menjalani proses naturalisasi demi memperkuat Timnas Indonesia.
Menurut Hasani, ada orang yang mengaku sebagai sepupu kakek Jairo yang telah menghubunginya. Memang, diakui Hasani, komunikasi ini masih sebatas pembicaraan informal, belum ada kepastian yang konkret.
Sebagai informasi, Jairo Riedewald merupakan pemain yang memiliki banyak darah keturunan. Eks pemain Timnas Belanda ini mendapatkan tiga darah campuran sekaligus, yakni Belanda, Suriname, dan Indonesia.
Ayahnya disebut-sebut berasal dari Suriname. Sedangkan ibunya memiliki darah campuran Belanda-Indonesia. Garis keturunan Indonesia ini diperoleh dari neneknya yang berasal dari Manado.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Gelandang Timnas Wanita U-17 Komentari Gaya Melatih Satoru Mochizuki
-
Krisis Bek Tengah Timnas Indonesia U-23 Kian Nyata usai Dihajar Arab Saudi, STY Putar Otak
-
Bukan Hal Baru, Anies Baswedan Sudah Pernah Singgung Bahasa Indonesia Miskin Kosakata
-
Kelemahan Timnas Indonesia U-23 Terekspos Arab Saudi, Efek Justin Hubner dan Dewangga Absen
-
Timnas U-23 Telan Kekalahan dari Arab Saudi, Sebuah Hal yang Tak Perlu Dipikirkan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan