Suara.com - PSSI telah resmi memperbarui kontrak Shin Tae-yong untuk melatih tim nasional sepak bola Indonesia sampai tahun 2027. Inilah runtutan peristiwanya.
Shin Tae-yong mulai melatih tim Indonesia pada penghujung tahun 2019 dengan beberapa tujuan utama, termasuk peningkatan posisi Indonesia di ranking internasional dan mengemban tugas sebagai pelatih di Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Sayangnya, Piala Dunia U-20 tahun 2021 yang rencananya diadakan di Indonesia dibatalkan, demikian pula dengan edisi 2023.
Meski demikian, Shin Tae-yong telah berhasil memajukan kualitas permainan Timnas Indonesia, yang terbukti dengan lolosnya mereka ke Piala Asia 2023.
Ini menjadi partisipasi pertama Indonesia sejak mereka menjadi tuan rumah pada tahun 2007.
Peningkatan ranking FIFA Timnas Indonesia pun mencerminkan perbaikan tim.
Perubahan signifikan dalam taktik permainan Timnas Indonesia terlihat jelas selama masa kepemimpinan Shin Tae-yong.
Dengan fokus pada permainan yang berani dan disiplin, kebugaran pemain Indonesia terjaga sepanjang 90 menit pertandingan.
Selain itu, Shin Tae-yong juga mengakselerasi regenerasi tim dengan memberikan lebih banyak kesempatan kepada pemain-pemain muda.
Baca Juga: Terkuak Alasan Pelatih SC Heerenveen Lepas Nathan Tjoe-A-On Kembali ke Timnas Indonesia U-23
Langkah ini diambil dalam persiapan untuk Piala Dunia U-20, yang akhirnya tidak jadi diadakan.
Kontrak Shin Tae-yong seharusnya berakhir di akhir tahun 2023, namun karena Piala Asia 2023 ditunda menjadi Januari 2024, PSSI dan Shin Tae-yong memutuskan untuk memperpanjang kontraknya selama enam bulan.
Selama enam bulan perpanjangan kontrak tersebut, Shin Tae-yong dan PSSI menetapkan dua tujuan besar. Ia diminta untuk membawa Timnas Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia dan mencapai perempat final di Piala Asia U-23.
Kedua sasaran tersebut berhasil dicapai. Timnas Indonesia berhasil mencapai 16 besar, sementara Timnas U-23 berhasil maju ke perempat final.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Kondisi Dean James Bikin John Herdman Cemas Jelang Agenda Timnas Indonesia
-
Pesan Nova Arianto untuk Kurniawan Dwi Yulianto
-
PSSI Bebaskan Kurniawan Dwi Yulianto untuk Memilih Stafnya Sendiri di Timnas Indonesia U-17
-
Tampil Starter, Sandy Walsh Bantu Buriram United Raih Kemenangan di ACL Elite
-
PSSI Sudah Serahkan Daftar Nama untuk Asian Games 2026 Sejak Dua Bulan Lalu
-
Isu Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026, PSSI: Belum Ada Pemberitahuan Resmi
-
Tak Ada Kendala, Dua Gol Jebolan Premier League Antar Bayern Munich ke Semifinal Piala Jerman
-
Gol Semata Wayang, Virgil van Dijk Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool atas Sunderland
-
Atta Halilintar Gelontorkan Bonus Rp111 Juta untuk Timnas Futsal Indonesia
-
Persib Bandung Dihajar Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf Kepada Bobotoh