Suara.com - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Guinea U-23 demi meraih tiket ke Olimpiade 2024 Paris. Laga Timnas Indonesia U-23 vs Guinea akan berlangsung di Prancis pada 9 Mei 2024.
Jelang melawan Guinea U-23, suporter Indonesia di platform media sosial heboh dan was-was terhadap postur dan fisik pemain Guinea. Di salah satu unggahan akun bola @bangga.garuda, terlihat foto salah satu pemain Guinea dengan perut berotot.
Pada unggahan itu, terlihat para pemain Guinea yang tampak memiliki postur tubuh cukup baik. Salah satu pemain terlihat memiliki perut sixpack dengan tinggi badan menjulang.
Baca juga:
Lalu ada juga salah satu pemain Guinea yang memiliki otot di paha dan betis bak pemain yang merumput di kompetisi Eropa. Di unggahan itu disebutkan bahwa pemain Guinea rata-rata berusia 21 tahun dan mayoritas berkarier di luar negeri.
Menurut data dari Transfermarkt, Senin (6/5), 20 dari 27 pemain Guinea berkarier di luar negeri atau sekitar 74,1 persen.
Masih bersumber dari data yang sama, salah satu pemain Guinea yang wajib diwaspadai oleh Timnas Indonesia U-23 ialah striker mereka, Algassime Bah.
Pemain yang tercatat kelahiran 12 November 2002 ini tercatat berkarier di klub Yunani, Olympiacos. Ia memiliki tinggi badan 1,82 m dan termasuk pemain subur di level timnas.
Baca juga:
Baca Juga: Media Jepang Bongkar Alasan Cerezo Osaka Ogah Lepas Justin Hubner ke Timnas Indonesia U-23
Di Guinea U-23, Bah telah mencetak 3 gol dari 9 pertandingan. Sementara di level U-17, ia menorehkan 1 gol dari 5 caps.
Salah satu keunggulan dari Bah ialah kemampuannya beradaptasi dengan skema permainan. Ia bisa ditempatkan pelatih menjadi winger kiri, yang artinya Bah memiliki kecepatan dan akselerasi untuk membongkar pertahanan lawan.
Selain Bah, pemain Guinea yang cukup berbahaya ialah pemain nomor 10, Aguibou Camara. Pemain berusia 21 tahun ini juga berkarier di Liga Yunani bersama Atromitos Athen.
Camara di Liga Yunani telah mencatatkan 4 caps dan mencetak 1 gol. Ia tipikal pemain tanpa kompromi, terbukti Camara mendapatkan 3 kartu kuning di Liga Yunani.
Di level timnas, Camara telah mencetak 5 gol dari 29 caps di level senior. Sedangkan di level U-23, Camara mencetak 1 gol dari 5 pertandingan.
Terakhir ada gelandang pengakut air milik Guinea yakni Ousmane Kokoe Coumbassa. Ia berkarier di Liga Irak bersama Al Shorta SC dan baru bergabung di musim ini.
Berita Terkait
-
Media Jepang Bongkar Alasan Cerezo Osaka Ogah Lepas Justin Hubner ke Timnas Indonesia U-23
-
3 Fakta Mengerikannya Guinea, Timnas Indonesia U-23 Wajib Waspada!
-
Guinea Serius Banget! Panggil 4 Pemain Senior Demi Kalahkan Timnas Indonesia U-23
-
3 Aspek Disiapkan Guinea untuk Hancurkan Timnas Indonesia U-23 di Playoff Olimpiade 2024
-
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia U-23 Bakal Dihancurkan Guinea di Playoff Olimpiade Paris 2024
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard