Suara.com - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menilai timnya perlu mengurangi permainan individu dan menerapkan strategi kolektif untuk menundukkan Bayern Muenchen pada leg kedua semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (9/5/2024)) dini hari WIB.
Los Blancos dan Die Roten bermain imbang 2-2 pada leg pertama di Allianz Arena. Saat itu Bayern unggul melalui gol Harry Kane dan Leroy Sane, namun Real Madrid mampu menyamakan kedudukan lewat dua gol Vinicius Junior.
"Bayern sangat berbahaya, mereka berada dalam kondisi terbaik dan kami tidak punya waktu untuk meningkatkan diri pada hari Rabu,” kata Ancelotti kepada wartawan sebagaimana diwartakan AFP, Selasa (7/5/2024) seperti dimuat Antara.
BACA JUGA: Kondisi Skuad Timnas Indonesia U-23 Kurang Maksimal Tiba di Prancis, Pemain Ungkap Kelelahan
"Hal penting ketika kami mulai bertahan dengan permainan kolektif,” kata Ancelotti. "Upaya besar memang dilakukan oleh striker, bukan pemain bertahan namun kami memahami bahwa ini bukan tentang permainan individu melainkan permainan tim."
Real Madrid merebut gelar juara Liga Spanyol (La Liga) ke-36 pada Sabtu (4/5) setelah musuh bebuyutan mereka, Barcelona kalah dari 2-4 dari Girona.
Kendati demikian, Ancelotti menyatakan tim belum merayakan gelar juara itu karena mereka harus melakoni laga penting melawan Muenchen.
"Kami ingin merayakannya dengan semua fans, tapi mereka memahaminya karena kami menghadapi pertandingan yang sangat penting,” kata Ancelotti.
Kapten Madrid Nacho Fernandez sependapat dengan Ancelotti untuk menunda perayaan gelar juara La Liga.
Baca Juga: Sosok ini Sampai Dipanggil Guinea Demi Sikat Timnas Indonesia U-23 dan Lolos Olimpiade 2024 Paris
"Kami hampir mencapai final. Kami akan memberikan segalanya untuk mencapai final. Itulah sebabnya kami belum merayakannya,” kata Nacho.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA