Suara.com - Bek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, merasa prihatin dengan kejadian kekerasan yang menimpa pemain sepakbola Malaysia dalam waktu berdekatan baru-baru ini, bahkan salah satu korban mengalami luka yang cukup parah.
Seperti diketahui, pemain asal Malaysia menjadi korban kekerasan dalam waktu berdekatan yakni Akhyar Rashid dan Faisal Halim. Bahkan, Faisal Halim disiram air keras oleh orang tak dikenal.
Insiden yang menimpa Faisal Halim diduga terjadi di sebuah pusat perbelanjaan. Kejadian ini pun viral di media sosial dan terlihat dalam foto yang beredar pemain bintang Selangor FC mengalami luka bahkan bajunya pun meleleh.
Baca juga:
Selain itu, Safiq Rahim yang merupakan mantan kapten Timnas Malaysia juga mengalami kejadian tak mengenakkan. Mobilnya dirusak orang tak dikenal dan hingga bagian kacanya pecah.
Menurut pria yang juga Wakil Presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) ini, aksi teror dan kekerasan kepada pemain Malaysia tersebut sangat di luar nalar.
"Melihat kondisi di Malaysia gimana? Saya sebagai sesama pemain sepak bola, sangat menyayangkan. Karena apapun motivasi atau bentuknya, itu sangat di luar nalar menurut saya. Itu jatuhnya lebih ke kriminal," kata Achmad Jufriyanto.
Pemain yang akrab disapa Jupe ini menuturkan, selama berkarier sebagai pemain sepak bola profesional dia sempat memperkuat tim Malaysia yakni Kuala Lumpur FC.
Baca juga:
Baca Juga: Demi Lolos Final, Bali United Pertajam Taktik Jelang Lawan Persib Bandung
Selama berkarier di Malaysia, Jupe menilai atmosfer sepakbola tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Selain itu, tidak ada kejadian aneh ataupun kekerasan yang menimpa pemain seperti kasus ini.
"Saya rasa agak cukup ekstrim kalau kasus ini. Karena setahu saya di Malaysia, mereka juga punya fanatisme yang tinggi. Cuma engga terlalu besar kalau secara jumlah kalau dibandingkan Indonesia," ucap Jupe.
"Harusnya bisa teredam lah, jadi saya menyayangkan banget karena sepak bola yang mempersatukan, cuma karena masalah yang saya tidak tahu, tapi sampai ada kejadian seperti itu. Tapi itu jatuhnya sudah sangat merugikan pemain," tegasnya.
Jupe mengaku mengenal pemain Malaysia yang menjadi korban kekerasan tersebut, sehingga Jupe merasa prihatin dan berharap pihak kepolisian di Malaysia bisa segera mengungkap kasus ini serta menangkap pelakunya.
"Saya tahu mereka. Saya kenal Akhyar Rasyid, Faisal Halim, sama yang terkahir Safiq Rahim saya kenal juga. Jadi saya kenal mereka," ucapnya.
"Terhadap pelaku saya harap di hukum sesuai hukum di sana. Seadil-adilnya. Kalau kita melihat korban, terancam pensiun dini, siapa yang mau bertanggung jawab. Jadi harapannya di sana pelaku bisa dihukum seadil-adilnya," pungkasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Demi Lolos Final, Bali United Pertajam Taktik Jelang Lawan Persib Bandung
-
Stefano Beltrame Makin Kerasan di Persib Bandung, Ini Alasannya
-
Doa Pelatih Asing untuk Timnas Indonesia U-23: Semoga Menang dan Lolos ke Olimpiade
-
Kala Jay Idzes Girang Diberi Julukan 'Bang Jayadi' oleh Suporter Indonesia
-
Pelatih Bali United Fokus Asah Tiga Latihan Ini untuk Hadapi Persib Bandung
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
Konsep Lakeside Living Makin Diminati, Ini Tips Memilih Hunian di Tepi Danau