Berikut 4 rekor yang gagal diukir Timnas Indonesia U-23 usai dibungkam Guinea di playoff Olimpiade 2024. Simak ulasannya.
1. Gagal Jadi Tim ASEAN Pertama yang Menangi Playoff Olimpiade
Timnas Indonesia U-23 merupakan tim Asia Tenggara (ASEAN) pertama yang berkompetisi di playoff Olimpiade.
Sayangnya, mencapaian itu tidak dibarengi dengan hasil positif, sehingga Timnas Indonesia U-23 batal untuk menjadi tim ASEAN yang lolos Olimpiade lewat jalur playoff.
2. Gagal Perbaiki Rekor Buruk Lawan Tim Afrika
Hasil ini juga turut memperpanjang rekor buruk Timnas Indonesia saat menghadapi wakil Afrika.
Menyitat RSSSF, Timnas Indonesia sudah berjumpa wakil Afrika sebanyak 18 kali di level senior sejak tahun 1963 hingga 2024.
Dari 18 kali pertemuan dengan negara Afrika, Timnas Indonesia cuma meraih tiga kali kemenangan dan empat hasil imbang dengan sisanya kalah.
Hasil melawan Guinea U-23 menambah panjang rekor buruk melawan tim Afrika. Kali terakhir Garuda menang atas tim Benua Hitam terjadi pada 2023 ketika mengalahkan 3-1 Burundi di FIFA Matchday.
Baca Juga: Babak I Timnas Indonesia U-23 vs Guinea: Unggul Penguasaan Bola, Garuda Muda Kalah Agresif
3. Gagal Akhiri Penantian 68 Tahun
Kekalahan dari Guinea membuat Timnas Indonesia U-23 gagal mengakhiri penantian 68 tahun untuk kembali mencicipi atmosfer Olimpiade.
Sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 pernah sekali tampil di multievent olahraga terakbar ini pada 1958 di Melbourne, Australia.
4. Gagal Putus Kutukan Tim Asia di Playoff Olimpiade
Sebelum Timnas Indonesia U-23, tidak ada negara Asia yang berhasil lolos ke Olimpiade 2024 lewat jalur playoff.
Kekalahan dari Guinea membuat Garuda Muda gagal memutus kutukan yang sudah berlangsung sejak 2012 tersebut.
Oman merupakan negara Asia pertama yang mengikuti playoff Olimpiade pada 2012. Hasilnya, mereka takluk dari wakil Afrika, Senegal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media