Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri mengaku sempat bercerita kepada orang tua pemain keturunan di Belanda bahwa anaknya bisa saja membela klub-klub seperti Como 1907. Sebab, klub yang baru saja promosi ke Serie A itu dimiliki orang Indonesia.
Beberapa waktu lalu, Indra Sjafri blusukan ke Belanda untuk memantau sejumlah pemain keturunan. Juru taktik asal Sumatera Barat itu menemui tujuh pemain yang bersedia membela Timnas Indonesia U-20.
Baca Juga: Bukan Hanya Ipswich, Elkan Baggott Sendiri Ternyata Juga Cuek soal Pemanggilan Timnas Indonesia
Mereka adalah Jens Raven, Xavi Wouldstra, Mauresmo Hinoke, Kaya Symons, Dion Markx, Sacha Deighton, dan D'Leanu Arts. Ketujuhnya datang bersama dengan orang tuanya.
Nah, dalam kesempatan inilah Indra bercerita bahwa mereka bisa saja membela tim-tim Eropa yang dimiliki orang Indonesia. Namun, dengan catatan sesuai kriteria yang diinginkan pelatih klub tersebut.
"Salah satu juga saya sampaikan kepada pemain dan orang tua pemain yang ada di Belanda kemarin, kalau para pemain yang ada nanti bisa juga mereka bermain dengan klub-klub yang dimiliki oleh orang Indonesia termasuk Como," kata Indra Sjafri saat ditemui di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2024).
"Di Australia ada Brisbane Roar karena ini jadi daya tarik (Como) promosi ke Serie A nya Italia. Mudah-mudahan ya nanti semuanya akan berjalan lancar," jelasnya.
Indra Sjafri tengah menggembleng Timnas Indonesia U-20 yang diproyeksikan tampil di sejumlah agenda. Seperti Piala AFF U-19, Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, dan Piala Dunia U-20 2025.
Terdekat, Timnas Indonesia U-20 akan berlaga di Turnamen Toulon yang berlangsung pada 3-16 Juni 2024. Timnas Indonesia U-20 berada satu grup bersama dengan Ukraina, Italia, Jepang, dan Panama.
Baca Juga: STY Sebut Satu Sosok Leader Sejati di Timnas Indonesia U-23, Patut Dicontoh sebagai Role Model
Sebelum itu, Garuda Nusantara akan menggelar training camp (TC) di markas Como 1907, Italia. Pemusatan latihan akan dimulai pada 24-31 Mei mendatang.
"Tugas saya sebagai pelatih hanya menentukan pemain ini layak atau tidak layak untuk dijadikan pemain tim nasional," jelasnya.
"Kalau layak, saya akan menulis surat resmi ke ketua umum PSSI bahwa diminta agar pemain ini dilanjutkan proses administrasinya. Apakah bisa nanti bisa dipakai di AFF di bulan Juli, itu nanti kita lihat prosesnya."
"Dan saya pikir PSSI selama ini sudah bekerja keras dan Alhamdulillah kerja sama antara PSSI, pemerintah untuk suport PSSI saya pikir, saya sangat yakin ini akan bisa lebih cepat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti
-
KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube