Suara.com - Gairah para pecinta sepak bola Indonesia sedikit meredup setelah mengetahui bahwa peluang pemain Timnas Indonesia untuk bergabung dengan Como, klub Serie A milik pengusaha Indonesia, semakin tipis.
Hal ini dikarenakan peraturan baru Serie A yang membatasi perekrutan pemain non-Uni Eropa.
Como yang baru saja promosi ke Serie A dikabarkan tertarik untuk mendatangkan pemain Indonesia.
BACA JUGA: Pertama Kalinya Event Global LaLiga Extra Time Berlangsung di Indonesia
Thom Haye, yang baru saja meninggalkan SC Heerenveen, menjadi salah satu nama yang dikaitkan.
Namun, Mirwan Suwarso, salah satu petinggi Como, dengan tegas menyatakan bahwa timnya tidak akan merekrut Haye.
Peraturan baru Serie A memang menjadi batu sandungan bagi pemain Timnas Indonesia.
Klub-klub Serie A hanya diizinkan untuk merekrut dua pemain non-Uni Eropa per tahun.
Baca Juga: Daftar 7 Pemain Keturunan Belanda Ikut Toulon Cup 2024, Kalau Bagus Gabung ke Timnas Indonesia U-20
Peraturan ini diubah, di mana tim tidak perlu melepas pemain non-Uni Eropa yang telah terdaftar untuk mendaftarkan pemain baru.
Meskipun regulasi ini menguntungkan bagi klub dalam hal fleksibilitas, namun tetap saja menjadi batasan bagi pemain Indonesia.
Indonesia tidak termasuk dalam Uni Eropa, sehingga pemain Indonesia akan bersaing dengan pemain lain dari negara non-Uni Eropa yang memiliki talenta luar biasa.
Como, yang baru promosi ke Serie A, diprediksi akan memprioritaskan pemain non-Uni Eropa dengan kualitas terbaik untuk membantu mereka bertahan di kasta tertinggi.
Mauro Icardi, striker asal Argentina yang saat ini bermain di Galatasaray, dikabarkan menjadi incaran utama mereka.
Icardi, yang pernah menjadi top skor Serie A dua kali bersama Inter Milan, tentu bukan lawan yang mudah bagi pemain Timnas Indonesia. Mimpi para pemain Indonesia untuk berlaga di Serie A bersama Como tampaknya harus ditunda untuk sementara waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman