Suara.com - Kiper FC Dallas, Maarten Paes memberikan respons usai dirinya tidak masuk dalam pemanggilan pemain timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Juni 2024.
Shin Tae-yong telah memilih 22 pemain yang dipanggil untuk membela skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mayoritas pemain abroad mendapatkan panggilan.
Meski begitu, ada Elkan Baggott dan Maarten Paes yang luput dari panggilan Shin Tae-yong. Terlebih kiper FC Dallas sudah menjadi WNI.
Kiper berusia 26 tahun ini lantas memberikan respons. Di postingan Instagram eksklusifnya, ia mengaku sudah berusaha agar bisa membela tim Merah Putih.
"Sayangnya bulan Juni akan segera tiba. Saya sudah melakukan segalanya agar dapat bermain untuk Garuda secepatnya," tulis Maarten Paes.
BACA JUGA: Venezia Lepas Jay Idzes ke Timnas Indonesia, Meski Berjuang Raih Promosi Serie A Italia
Adapun Maarten Paes sejatinya sudah menjadi WNI. Namun, ia belum bersyarat untuk membela timnas Indonesia.
Sebab, perpindahan federasi Paes masih belum selesai. Hal itu karena ada masalah aturan FIFA yang menghambat.
Menurut peraturan FIFA, pemain boleh berganti tim nasional berbeda jika berusia di bawah 21 tahun saat terakhir kali membela tim junior maupun senior di pertandingan resmi.
Masalahnya kiper yang kini berusia 26 tahun itu ternyata dulunya sempat bermain untuk Timnas Belanda U-21 di Kualifikasi Piala Eropa U-21 2021 saat berumur 22 tahun.
Alhasil proses naturalisasi Paes ini harus diurus melewati CAS agar tidak menjadi masalah ke depannya. Jika selesai, baru ia akan bermain untuk timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Di Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri Garansi Pemain Keturunan Tidak Ada Bedanya dengan Lokal
-
Venezia Lepas Jay Idzes ke Timnas Indonesia, Meski Berjuang Raih Promosi Serie A Italia
-
Statistik 4 Gelandang Timnas Indonesia Jelang Hadapi Irak dan Filipina
-
Timnas Indonesia Diuntungkan, 4 Pemain Eropa Milik Filipina Dipastikan Absen
-
Timnas Indonesia U-20 akan Menggelar Pertandingan Uji Coba di Como 1907
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun
-
Revisi UU Pemilu Segera Masuk Tahap Formal, Rapim dan Bamus Digelar Selasa
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
-
Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif
-
Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar
-
Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas
-
Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor
-
Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik