Suara.com - Vietnam harus menelan pil pahit dalam beberapa tahun terakhir. Performa mereka di berbagai turnamen mengalami penurunan drastis, termasuk di Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hal ini berakibat pada pemecatan pelatih asal Prancis, Philippe Troussier, dan digantinya dengan Kim Sang-sik dari Korea Selatan.
Penurunan performa Vietnam ini membuka mata publik terhadap kekuatan tim lain di Asia Tenggara.
Dikutip dari Soha, pengamat sepak bola Vietnam, Quang Tung, secara blak-blakan mengakui bahwa Vietnam saat ini berada di bawah Thailand dan Indonesia.
Dia menyebut kedua negara tersebut sebagai tim terkuat di kawasan ini.
Pernyataan Tung ini diperkuat dengan hasil minor Vietnam di berbagai turnamen.
Di Piala AFF 2022, mereka gagal melaju ke final, dan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, mereka terancam tersingkir di babak kedua.
Di sisi lain, Indonesia dan Thailand menunjukkan performa yang lebih gemilang.
Timnas Indonesia berhasil lolos ke final Piala AFF 2022, meskipun pada akhirnya kalah dari Thailand.
Baca Juga: PSSI Resmi Rilis Tiket Timnas Indonesia vs Tanzania, Segini Harganya
Di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia juga menunjukkan perlawanan sengit meski belum meraih kemenangan.
Thailand, di sisi lain, menjadi juara bertahan Piala AFF dan tampil cukup impresif di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertemuan Vietnam dengan Indonesia dan Thailand di Piala AFF 2024 mendatang akan menjadi ujian berat bagi Nguyen Quang Hai dkk. Jika mereka ingin kembali menjadi tim terkuat di Asia Tenggara, Vietnam harus menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim