Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong punya target khusus ketika laga uji coba melawan tim Afrika, Tanzania. Juru taktik asal Korea Selatan itu ingin mengembalikan kebugaran para pemain seperti sedia kala.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Tanzania dalam pertandingan uji coba di Stadion Madya, Jakarta, 2 Juni nanti. Laga ini dijadikan sebagai 'pemanasan' sebelum dua pertandingan penting.
Adapun Timnas Indonesia akan melawan Irak pada 6 Juni 2024 dan Filipina (11 Juni) dalam dua laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua.
Dua pertandingan tersebut adalah pertandingan kandang yang akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Menatap dua pertandingan tersebut, para pemain Timnas Indonesia ada penurunan kebugaran setelah skuad kembali berkumpul.
Pasalnya, kompetisi di Eropa khususnya sudah selesai sehingga para pemain abroad rata-rata sudah tak melakoni pertandingan lagi. Pun kompetisi lokal, BRI Liga 1 juga sudah merampungkan musim reguler.
Oleh sebab itu, pertandingan uji coba melawan Tanzania diproyeksi untuk mengembalikan kebugaran para penggawa Timnas Indonesia.
"Pemain banyak yang berlibur juga mulai dari yang main di Eropa. Liga Indonesia pun banyak istirahat, pasti performa pemain menurun. Memang pas juga pikiran saya dan pikiran PSSI," kata Shin Tae-yong di Lapangan B Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2024).
"Jadi, akhirnya kita ambil match lawan Tanzania," sambung juru taktik berpaspor Korea Selatan tersebut.
Baca Juga: Kini Tanpa Klub, Thom Haye Tanggapi Rumor Lanjutkan Karier di Liga Prancis
Lebih lanjut, STY tidak mengincar hasil khusus di laga melawan Tanzania. Alih-alih ngotot meraih kemenangan, tujuan partai uji coba ini adalah mengembalikan sentuhan bertanding Thom Haye dan kawan-kawan.
"Di luar hasil menang kalah, tujuannya hanya untuk mengecek kondisi para pemain seperti apa," pungkas pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Berita Terkait
-
Dua Bulan Menghilang, Marselino Ferdinan Akhirnya Muncul
-
Skuat Inggris di Piala Dunia 2026 Versi Legenda Liverpool: Duo Arsenal Rp2 T Dicoret
-
3 Permata Tersembunyi, Para Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Target Kejutan John Herdman di Eropa
-
Dion Markx Join ke Liga Indonesia, Efek Misi Juara AFF Cup Jadi Prioritas?
-
Kenapa 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Diizinkan Kembali Merumput?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?
-
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Bayern Munich: Misi Bangkit Die Roten
-
Marselino Ferdinan Pamer Bekas Jahitan Operasi
-
Gianluca Pandeynuwu Resmi ke Arema FC, Siap Panaskan Persaingan Kiper Utama Singo Edan Musim Ini