Suara.com - Enam tim telah dipastikan promosi ke Liga 2 2024/2025: Persikas Subang, Dejan FC, Persiku Kudus, Persikota Tangerang, Adhyaksa Farmel FC, dan Persibo Bojonegoro.
Tiga tim terakhir, yang dikelola oleh Eko Setyawan, menjadi perbincangan karena ia juga anggota Exco PSSI dan Plt ketua Asprov PSSI DKI Jakarta.
Meskipun FIFA melarang kepemilikan atau pengaruh atas lebih dari satu klub di kompetisi yang sama, praktik ini masih berlangsung di Indonesia.
Menurut Ahli Dilarang
Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali, menegaskan bahwa kepemilikan ganda atau pengaruh di lebih dari satu klub di kompetisi yang sama dilarang.
"FIFA melarang cross-ownership oleh individu atau badan hukum, sesuai artikel 9.2.1 No.L03," kata Akmal.
"AFC juga melarangnya, dan statuta PSSI memiliki aturan serupa, meski diubah pada Kongres Ancol 2019," tambahnya.
Merujuk Statuta FIFA Justru Boleh?
Saat di Sogo, Plaza Senayan, Jakarta, pada acara Sphere of Momentum Special Collaboration With Timnas Indonesia, Arya Sinulingga dari Exco PSSI memberikan tanggapannya.
Baca Juga: Disebut Pemilik Tiga Klub Liga 3, Exco PSSI Eko Setyawan Beri Klarifikasi
Meskipun masih sebagai staf ahli Kementerian BUMN, dia mengklaim bahwa statuta PSSI memperbolehkan kepemilikan ganda.
"Statuta yang dibuat sebelumnya, baik yang lama maupun yang sekarang, membolehkannya," katanya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan